38 Ruas Jalan Kabupaten Magelang Diperbaiki, Target Bisa Dilalui Mudik Lebaran 2022

BNews—MAGELANG— Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Magelang, Prio Suwarso, mengatakan, 38 ruas jalan kabupaten yang diprioritaskan untuk diperbaiki. Terutama jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan, jalur menuju ke objek wisata, jalur alternatif pendukung mobilitas di bidang kesehatan, sosial, ekonomi dan pendidikan.

“Sumber biayanya dari APBD 2022 pada Pos Pemeliharaan Jalan. Nilai pagunya Rp 3.460.448.000,” terang Prio Suwarso, belum lama ini.

38 ruas jalan tersebut adalah, Banaran – Petung (Pakis), Mejing – Candimulyo, Dalam kota Bandongan, Grabag – Pangonan, Tonoboyo – Klegen – Balerejo (Bandongan), Grabag – Sumurarum, Elosurabayan – Tampingan, Jambu – Krambetan, Klopo – Japan Rejosari.

Kemudian Muntilan – Talun – Tlatar, Prumpungan – Tapeketan, Tegalrejo – Pirikan, Klegen – Balerejo, Kajoran – Sukamulya, Kaliangkrik – Kajoran – Krasak, Kajoran – Kaliabu, Elojetis – Pucang, Tegalsari – Srumbung.

Bandongan – Windusari, Ngadirojo – Ngabean, Semen – Windusari, Tegalsari – Srumbung, Gulon – Salamsari, Gejagan – Muneng, Krincing – Grabag, Semen – Ngluwar, Jamuskauman – Sirahan, Borobudur – Pakem.

Pucang – Banyusari, Secang – Pucang, Mangklong – Kalikodil, Ngluwar – Bligo, Grogol – Genito, Borobudur – Meteseh, Bandongan – Salamkanci, Kaliaji – Pagergunung, Grabag – Bleder, Beseran – Salamkanci.

Untuk proses perbaikan dilaksanakan dengan mengerahkan empat unit/tim internal DPUPR. Setiap tim dibekali alat penggali lubang aspal, dan dibantu kendaraan pencurah aspal dan kendaraan pemadat.

“Perbaikan ditarget selesai sebelum Lebaran 2022. Sehingga bisa memperlancar arus mudik,” kata Prio Suwarso.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Sebelumnya banyak ruas jalan di Kabupaten Magelang, rusak. Sehingga dikeluhkan para pengguna jalan, baik pengendara mobil maupun sepeda motor.

Adapun tingkat kerusakannya cukup merata, dan didominasi lubang yang menganga dalam berbagai ukuran. Baik dari segi kedalaman atau diameternya.

Selain karena terdampak tingginya curah hujan, kerusakan jalan juga diakibatkan sering dilalui oleh kendaraan besar bermuatan berat yang melebihi kelas jalan.

Kenyataan itu antara lain terjadi di jalur Elo Jetis-Pucang, Bandongan-Salamkanci, Windusari-Semen, Windusari-Bandongan, Klopo-Japan Rejosari, Tegalsari-Srumbung, Gulon-Salamsari, dan Semen-Ngluwar.

“Sebagian ruas jalan yang rusak itu telah selesai diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam sejak akhir Maret 2022,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, David Rudianto.

Adapun beberapa ruas jalan yang telah selesai diperbaiki antara lain, jalur alternatif Kuwaluhan (Magelang)-Pare (Kranggan, Temanggung), Menowo-Pucang-Kayu Puring, Secang-Pucang, Grabag-Bleder, Krincing-Grabag, Prumpung-Tape Ketan Muntilan. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!