5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Sakit Tenggorokan Saat Berpuasa
- calendar_month Ming, 17 Mar 2024

ILUSTRASI: kurang mengonsumsi air putih bisa membuat sakit tenggorokan (foto: promkes.kemkes.go.id)
BNews—TIPS— Sakit tenggorokan saat berpuasa bisa disebabkan karena kurangnya asupan cairan dan infeksi kuman sehingga memicu kemungkinan terjadinya peradangan.
Risiko sakit tenggorokan akan semakin tinggi ketika berpuasa terlebih apabila kebersihan mulut dan gigi tidak terjaga. Kondisi ini pun dapat menimbulkan ketidaknyamanan ketika berpuasa, karena tenggorokan yang terasa kering dan sakit ketika sedang berbicara atau menelan air liur.
Berikut adalah kebiasaan yang dapat memicu sakit tenggorokan saat berpuasa:
1. Kurang minum air
Selama berpuasa kebanyakan orang cenderung mengonsumsi air putih dengan jumlah yang lebih sedikit sehingga memicu dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan tenggorokan kering dan rentan terhadap infeksi. Untuk mencegah hal ini, pastikan untuk minum dengan cukup ketika waktu berbuka dan sahur, serta selama malam hari.
2. Mengonsumsi makanan pedas dan berbumbu
Selama bulan Ramadan, kemungkinan untuk mengonsumsi makanan pedas dan kaya akan bumbu akan meningkat karena nafsu makan yang sulit dikontrol. Makanan pedas dan berbumbu dapat membuat tenggorokan mendapatkan rangsangan “kaget”.
Perlu diketahui pula bahwa makanan pedas dan berbumbu dapat membuat tenggorokan iritasi dan menyebabkan peradangan.
3. Terlalu banyak makan makanan manis
Makanan yang memiliki kadar gula tinggi seperti pencuci mulut sering kali menjadi santapan favorit ketika bulan puasa. Namun, mengonsumsi makanan manis terlalu banyak dapat mengganggu keseimbangan bakteri tenggorokan dan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang tidak terkontrol.
Nah, kondisi inilah yang dapat memicu terjadinya iritasi dan infeksi pada tenggorokan.
4. Kebiasaan merokok
Untuk menjaga kesehatan tenggorokan, sebaiknya hindari merokok selama bulan puasa. Hindari pula tempat-tempat yang berisiko terpapar asap rokok. Sebab, asap rokok yang dihirup secara pasif dapat merusak lapisan pelindung tenggorokan, dan meningkatkan risiko infeksi tenggorokan.
5. Kurang tidur
Kurangnya durasi tidur merupakan hal yang wajar terjadi di bulan puasa. Oleh karena itu, penting untuk tidur lebih cepat agar tubuh dapat memulihkan diri setelah seharian berpuasa. Pasalnya, kurang istirahat dapat melemahkan imunitas dan membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
Itulah pemicu dari sakit tenggorokan. Kondisi ini pun dapat diminimalisir dengan berbagai cara seperti rajin membersihkan mulut dan gigi, menggunakan obat kumur, dan hindari bernapas lewat mulut.
Sumber: halodoc.com
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar