Alhamdulillah, Kabupaten Magelang Turun Status Jadi Zona Orange Covid-19

BNews—MUNGKID— Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Magelang mulai bisa ditangani. Setelah sebelumnya sempat zona merah, kini sudah berubah jadi zona orange.

Perubahan status ini setelah pihak Pemkab Magelang berhasil menekan angka penyebaran Virus Corona. Jumlah penambahan juga sudah mulai stabil dan tidak signifikan.

Sebelumnya, Kabupaten Magelang sempat berada di zona merah atau resiko tinggi setelah terjadi kenaikan kasus konfirmasi secara signifikan.

Kasi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo, mengatakan, pekan lalu Kabupaten Magelang masuk ke dalam zona merah. Jumat (2/10/2020) ini, Kabupaten Magelang turun ke kategori zona oranye atau daerah dengan resiko Covid-19 sedang.

Hari ini masuk kategori zona oranye. Magelang memiliki nilai 2,12, sama dengan lima kabupaten dengan nilai yang sama.Secara ranking kita berada di hampir pertengahan, tak menjadi di bagian marjinal merah,” katanya, Jumat (2/10) dalam konferensi pers penanganan Covid-19 di Command Center Pemkab Magelang.

Kendati demikian, angka Reproduction Number (Rt) Kabupaten Magelang saat ini masih cukup tinggi yakni 2,8.

Artinya, setiap kasus konfirmasi positif berpotensi menularkan ke tiga kasus konfirmasi positif lain.

“Kami perlu sampaikan terkait dengan angka reproduktif atau Rt, bahwa kab magelang saat ini angka reproduction number masih cukup tinggi yakni 2,8. Ketika angka ini berada di 2,8, berarti setiap kasus konfirmasi positif menularkan ke tiga kasus konfirmasi positif lainnya,” ujarnya.

Tingginya Rt ini seiring dengan peningkatan jumlah pengetesan terhadap kontak erat atau tracing dan upaya screening secara masif.

Target setiap hari terdapat 186 kasus dites. Setiap minggu sebanyak 1.300 kasus. Sejauh ini, Kabupaten Magelang paling atas dalam hal contact tracing.

“Kalau kita melihat fakta di lapangan, kenapa angka kita tinggi, tidak selalu kita artikan negatif. karena angka tinggi tersebut adalah hasil kerja keras, upaya kita dalam melakukan kontak tracing dan upaya screening massif. Kita ditarget setiap minggu, setiap hari 186 kasus. Setiap minggu 1.300 kasus,” katanya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: