Anak Durhaka Tega Siksa Ibu Kandungnya Berusia 93 Tahun Bak Film Kungfu

BNews—NASIONAL— Seorang pria paruh baya berinisial ATM, 37, tega menganiaya Ibu kandungnya yang sudah renta bak film kungfu. Tersangka berstatus anak durhaka ini tega menyiksa wanita 93 tahun karena diduga kelelahan merawatnya.

Informasi yang dihimpun, penyiksaan tersebut dilakukan di rumah korban dan pelaku di Jalan Paku Negara, Gang Rumbia, RT17 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Penganiayaan ini ternyata sudah terjadi berkali kali.

Bahkan pelaku tega menyiksa Ibunya dengan menendang punggungnya layaknya film kungfu. Tersangka akhirnya dilaporkan tetangganya karena menganiaya ibu kandungnya.

Aksi biadab pelaku yang dilakukan terakhir terjadi di Jalan Paku Negara, Gang Rumbia, RT17 dengan menendang Ibunya bernama Seneri, 93. Tepat dibagian dada dan punggung pada Kamis (8/7) lalu.

Bukan hanya itu, sebelumnya ATM juga menjambak rambut Ibunya dan memukul kepalanya dengan gayung mandi. Perlakuan tidak terpuji itu dilakukan ATM saat memandikan sang Ibu.

Diduga penganiayaan ini dilakukan lantaran tersangka lelah mengurus Ibunya yang sudah renta. Pengakuan ATM dia juga melakukan penganiayaan tersebut dalam kondisi tidak sadar.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan, penganiayaan yang dilakukan oleh anak kandung kepada Ibunya ini dilakukan di depan tetangganya. Melihat perlakuan tersangka yang kelewat batas tersebut tetangganya melaporkan kepada kepolisian.

”Tersangka melakukan penganiayaan tersebut dengan cara menarik rambut Ibunya, memukul dengan gayung plastik. Menendang pada bagian dada dan punggung berkali-kali,” ujarnyanya, belum lama ini.

Akibat perbuatannya, ATM kini terancam lama di penjara dengan perkenaan pasal yang disangkakan Pasal 44 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2004. Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

’Barang bukti yang diamankan oleh kepolisian adalah satu buah gayung yang digunakan memukul ibunya,” timpalnya.

Meski sudah diamankan polisi, namun dari raut wajah ATM tersebut tidak menunjukkan sedikitpun rasa penyesalan atas perbuatannya. Bahkan saat ditanyai oleh Kapolres Kobar terkait aksinya, ia hanya senyum-senyum.(cho/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: