Antara Maya dan Nyata : Augmented Reality

OPINI– Perkembangan era telah sampai pada tahap dimana kehidupan masyarakat menggunakan basis teknologi. Augmented reality dengan cepat memasuki fase baru dengan memberikan user experience baru yang kaya akan konteks.

Dalam hal ini, konteks menggabungkan sensor,komputasi,internet things, dan artificial Inteligence. Teknolgi membuat batas antara dunia nyata dan maya semakin tipis. Teknologi AR membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang ekonomi dalam hal produktivitas, daya saing, dan pelayanan yang semakin efisien dan inovatif.

Menurut Putra pada tahun 2012 mendefinisikan Augmented Reality sebagai teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi. Dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata (real time).

Ronald Azuma menjelaskan bahwa teknologi AR sebagai system yang memiliki karateristik menggabungkan lingkungan nyata dan maya. Berjalan secara interaktif dalam waktu nyata serta berintegrasi dalam tiga dimensi (3D).

Augmented reality (AR) bertujuan untuk mengambil dunia nyata sebagai dasar dengan menggabungkan beberapa teknologi virtual. Dan menambahkan data konstektual agar pemahaman manusia sebagai penggunanya menjadi semakin jelas. Data konstektual ini dapat berupa komentar audio, data lokasi, konteks sejarah, atau dalam bentuk lainnya (Rahmat, 2011).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dengan bantuan teknologi Augmented Reality, lingkungan nyata di sekitar kita akan dapat berinteraksi dalam bentuk digital (virtual). Informasi-informasi tentang obyek dan lingkungan disekitar kita dapat ditambahkan ke dalam sistem Augmented Reality yang kemudian informasi tersebut ditampilkan diatas layer dunia nyata secara real-time seolah-olah informasi tersebut adalah nyata (Fernando, 2013).

Fungsi augmented reality (AR) adalah untuk meningkatkan persepsi seseorang dari dunia yang ada disekitarnya dan menjadikan sebagian dunia virtual dan nyata. Sebagai antarmuka yang baru yang mampu menampilkan informasi yang relevan yang sangat membantu dalam bidang pendidikan, pelatihan, perbaikan atau pemeliharaan, manufaktur, militer, permainan dan segala macam hiburan.

Untuk menggambar objek virtual dalam dunia nyata,terdapat beberapa langkah. Pertama, hasil tangkapan citra dari kamera diubah dalam bentuk binary berdasarkan nilai threshold cahaya.

Dalam citra ini kemudian dilakukan pencarian terhadap pola kotak. Kemungkinan ada beberapa kotak yang dikenali dalam tahap ini,namun tidak semua kotak tersebut adalah marker.

Untuk setiap kotak ang terdeteksi, dilakukan kesesuaian terhadap marker yang sudah dilatih sebelumnya. Jika sesuai, maka ARToolKitPlus menemukan marker tracking atau fiducial marker.

ARToolKitPlus kemudian menggunakan ukuran marker dan pola orientasi yang telah diketahui untuk menghitung posisi kamera relative terhadap marker. Hasil dari perhitungan tersebut tersebut dimasukkan ke dalam matriks.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Secara garis besar, Augmented Reality ini terbagi menjadi 2 metode, yakni Marker Based Tracking dan juga Markless Augmented Reality. Berikut ini adalah metode yang digunakan atau dikembangan pada teknologi Augmented Reality ( AR ) ini:

Biasanya metode ini menggunakan ilustrasi yang berwarna hitam dan juga putih dengan bentuk persegi, dan terdapat batasan hitam tebal berlatar belakang putih. Pada metode marker based tracking akan digunakan tiga sumbu utama yakni X, Y, dan Z dengan bantuan titik  koordinat ( 0, 0, 0 ) dan juga virtual secara 3 dimensi. Metode jenis ini mulai dikembangan dari tahun 1980 an, namun secara khusus dikenal oleh masyarakat sekitar awal tahun 1990 an.

Untuk metode yang satu ini yang bernama Markerless Augmented Reality pada saat ini sedang giat dikembangkan. Keuntungan dari metode jenis ini adalah pengguna tidak lagi memerlukan peralatan tambahan hanya untuk menampilkan berbagai macam elemen digital.

Sebuah perusahaan besar, Total Immersion dan Qualcomm, sudah memproduksi berbagai teknik untuk Markerless Tracking. Diantara teknik tersebut adalah Motion Tracking, Face Tracking, GPS Based Tracking dan juga 3D Object Tracking. Berikut adalah beberapa penjelasan singkat terkait dengan Motion Tracking, Face Tracking, GPS Based Tracking dan juga 3D Object Tracking :

Dengan teknik ini, computer mampu menangkap beberapa macam gerakan dan sangat bermnfaat untuk dapat membuat film – film dengan cara mencoba gerakannya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Teknik face tracking membutuhkan pemahaman akan algoritma yang terus menerus diupayakan pengembangannya. Dengan cara seperti ini computer yang Anda miliki dapat dengan jelas mengenali wajah manusia dengan cara mengenal tatanan hidung, mata, dan mulut manusia.

Teknis jenis Face Tracking sudah pernah di aplikasikan di dunia nyata, salah satunya pada saat perayaan HUT DKI Jakarta melalui festival Pekan Raya Jakarta ( PRJ ) 2010 dan juga Toy Story Event pada tahun 2014.

Siapa yang tak asing dengan aplikasi GPS? Salah satu metode yang digunakan oleh Markless Augmented Reality adalah dengan menggunakan GPS Based Tracking yang terdapat pada hp ataupun sosial media Anda.

Berbeda dengan lainnya, khusus untuk 3 dimensi object tracking ini mampu mengenali berbagai bentuk dari wajah manusia secara umum. Selain itu, tujuan lain dari 3 dimensi object tracking adalah dapat mengenal seluruh bentuk benda mati sekalipun, seperti mobil, motor, dan lain sebagainya.

Teknologi yang terus berkembang membuat kita dapat merasakan sebuah perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satunya melalui teknologi Augmented reality yang dapat menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Teknologi Augmented Reality memiliki prospek yang menjanjikan dimasa depan, baik secara langsung atau tidak langsung. Perkembangan AR tersebut sangat vital bila dijabarkan secara substansial, perkembangan AR dapat dikategorikan dalam beberapa bidang pokok yang mengkhusukan pada aspek kehidupan seperti bidang Pendidikan, medis, pemerintahan, ekonomi, social politik dan kemiliteran. (*)

Penulis: Kenan Fernando

Jurusan : Manajemen

Kampus : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: