Asteroid Raksasa Berukuran 1,5 Kilometer Dekati Bumi Jelang Idul Fitri

BNews—NASIONAL— Sebuah batu asteroid raksasa berukuran 650 meter hingga 1,5 kilometer bakal melintas dekat bumi, tepat di Ramadan ke-28. Bila benda langit tersebut melintas terlalu dekat dan masuk atmoster bumi, maka berpotensi membahayakan umat manusia.

Fenomena alam yang cukup langka itu akan terjadi pada hari Kamis, 21 Mei 2020 sekitar pukul 04.44 WIB. Asteroid raksasa bakal melintas di dekat Bumi dengan kecepatan 11,68 kilometer perdetik.

Menurut laporan yang dirilis Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) NASA, Asteroid 1997 BQ atau 136795 melewati Bumi dengan jarak 1,6 kilometer. Dengan magnitudo mutlak yang dihasilkan sebesar +18,0 bila diamati pada jarak 1 SA dari Matahari dan pengamat.

Sementara itu, berdasarkan laporan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), orbit asteroid 1997 BQ memiliki jarak perpotongan orbit minimum (minimum orbit intersection distance, MOID) sebesar 0,035826 SA atau 5,36 kilometer terhadap orbit Bumi.

Lantaran nilai MOID lebih kecil dari 0,05 SA atau 7,5 juta kilometer dan juga magnitudo absolutnya lebih kecil dari +22, maka objek ini dapat dikategorikan sebagai objek berpotensi bahaya (Potentially Hazardous Object, PHO).

Meski dikategorikan PHO, Kepala LAPAN Thomas Djamaludin menegaskan jika asteroid 1997 BQ tidak akan membahayakan umat manusia. Alasannya, jarak antara asteroid dengan Bumi terpaut cukup jauh. Lebih jauh dari Bulan.

”Asteroid ini tidak akan berbahaya karena jaraknya lebih jauh dari Bulan. Kategori PHO itu definisi teknis potensi berbahaya dengan memperhitungkan faktor kesalahan yang belum tentu sama dengan definisi praktis,” tegas Thomas, baru-baru ini (18/5).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Jelas Thomas, fenomena asteroid mendekati Bumi memang lazim terjadi. Di bulan-bulan sebelumnya, beberapa asteroid juga diketahui sempat melintas dekat Bumi. Kendati memang tidak semua asteroid berpotensi menjadi ancaman bagi umat manusia seperti asteroid Apollo.

Salah satu asteroid Apollo yang pernah memasuki atmosfer Bumi di masa modern adalah peristiwa Meteor Chelyabinsk. Asteroid itu meledak di langit kota Chelyabinsk Rusia, pada 15 Februari 2013 silam dengan ukuran 17 meter.

Gelombang kejut yang dihasilkan berhasil melukai sedikitnya 1.200 orang dan merusak 3.600 jendela apartemen. ”Kejadian meteor seperti ini bisa terjadi satu hingga dua kali dalam 100 tahun,” jelasnya.

Diketahui,  jatuhnya asteroid adalah proses alami yang terjadi terus menerus. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sensor radar Amerika Serikat telah mendeteksi hampir 600 asteroid. Dengan ukuran sangat kecil yang memasuki atmosfer Bumi sehingga menciptakan bola api. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: