Update Magelang : Angka Kesembuhan PDP Bertambah

BNews—MAGELANG—Jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang mengalami perubahan pada hari ini (04/07/2020). Diketahui ada tujuh PDP baru dan sepuluh yang pulang membaik.

Hal tersebut disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang. Menurut juru bicara, Nanda Cahyadi Pribadi, dengan perubahan tersebut maka jumlah PDP saat ini ada 14 orang.

”Jumlah PDP pada data sebelumnya adalah 17 orang, kemudian pada hari ini, sepuluh orang diantaranya telah pulang membaik namun ada tujuh PDP baru,” ungkapnya, hari ini (04/07/2020).

Dia menjelaskan, ke-10 orang yang pulang membaik berasal dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang. Yakni Kecamatan Secang ada tiga orang, Windusari ada dua orang, Candimulyo, Borobudur, Salaman, Srumbung dan Muntilan masing-masing satu orang.

”Dengan tambahan sepuluh orang, maka jumlah total PDP yang pulang membaik hingga kini berjumlah 242 orang,” jelasnya.

Sementara untuk tujuh PDP baru, berasal dari lima kecamatan. Yakni Kecamatan Salaman tiga orang, Candimulyo, Mertoyudan, Pakis dan Borobudur masing-masing satu orang.

”Jumlah kumulatif PDP hingga kini ada 290 orang yang terdiri dari 14 dirawat, 34 meninggal dan 242 sembuh,” imbuhnya.

Loading...

Lanjutnya, untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini ada tiga orang dan semuanya dirawat.  Sehingga total yang dirawat di rumah sakit jumlahnya ada 17 orang terdiri dari 14 PDP dan tiga pasien positif.  

”Di RSUD Tidar ada enam orang, RSJ Seorodjo tiga orang, RSUD Muntilan lima orang dan RST Soedjono Magelang, RS Karyadi Semarang serta RS Tugurejo Semarang masing-masing satu orang,” papar Nanda.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini masih sama dengan data sebelumnya yakni 14 orang. Dengan masih adanya pasien terkonfirmasi positif, kata Nanda, menandakan jika virus corona masih ada.

Download Musik keren Disini

Terkait hal tersebut, dirinya meminta warga agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah.

“Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: