Bawa Palu & Celurit, 4 Maling Belasan Kotak Amal di Masjid Sleman Ditangkap

BNews—JOGJAKARTA— Aksi pencurian sebelas kotak infak yang dilakukan empat pelajar di Sleman direncanakan dengan matang. Mereka berbagi tugas. Uang hasil pencurian infak kemudian dipakai foya-foya, salah satunya beli rokok.

Kapolsek Mlati Kompol Tony Priyanto melalui Kanit Reskrim Iptu Noor Dwi Cahyanto menjelaskan, keempat pelaku yang diamankan yakni LR, 17; MR, 17; SA,16; dan RG, 15.

”Setiap beraksi mereka datang ke masjid berboncengan mengendarai dua unit motor dengan alat yang sudah disiapkan,” katanya, Selasa (14/9)

Tiba di depan masjid, SA turun dan masuk ke dalam, sedang tiga pelaku lainnya menunggu di luar sambil mengawasi situasi. Berhasil membobol satu kotak infak, mereka kemudian kabur.

”Agar tidak ada yang curiga, kotak infak oleh pelaku ditutup menggunakan sarung,” terangnya.

Keempatnya dibekuk di Jalan Letkol Subadri, Mlati setelah dipergoki oleh warga yang sedang ronda. Berdasarkan hasil penyidikan, terungkap jika keempat pelaku sengaja mencari sasaran kotak infak masjid.

Sebelum mencuri, mereka sudah mempersiapkan diri dengan membawa peralatan yang digunakan untuk memudahkan aksi. Saat ditangkap, kami berhasil mengamankan barang bukti yang digunakan untuk beraksi yakni palu dan betel besi.

”Mereka juga melengkapi diri dengan celurit bergagang kayu, diakui untuk jaga diri,” ungkapnya.

Kepada polisi, para pelaku mengaku uang hasil kejahatan mereka dipakai untuk foya-foya. Menurut pengakuan, uang hasil kejahatan mereka gunakan untuk jajan, membeli rokok, makan serta membeli bensin.

”Perbuatan para pelaku ini melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” tegasnya. (ifa/han)

Sumber: Harian Merapi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: