Bawaslu Temukan Pelanggaran di Kampanye Gandeng Tangan di Tugu Ireng

PELANGGARAN: Bawaslu Kabupaten Magelang temukan dugaan pelanggaran terkait kampanye gandeng tangan untuk prabowo di Salam (1/3)--(Foto--Istimewa)

PELANGGARAN: Bawaslu Kabupaten Magelang temukan dugaan pelanggaran terkait kampanye gandeng tangan untuk prabowo di Salam (1/3)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang temukan dugaan pelanggaran kampanye saat aksi gandeng tangan untuk Capres Paslon 2 di Salam Jumat kemarin (1/3). Saat itu Bawaslu Kabupaten Magelang membubarkan sekumpulan pelajar yang ikut kampanye tersebut.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang,M.Habib Saleh saat diwawancarai Borobudur News membenarkan hal tersebut. Pihaknya mengaku menyuruh pulang pelajar dari MTS dan MA Hidayatullah Ngaglik Sleman yang ikut kampanye tersebut.

 

“Kami hampiri sekumpulan pelajar berbaju orange yang ikut aksi gandeng tangan untuk Capres no dua di pinggir jalan di daerah Salam Kabupaten Magelang jumat lalu, dan kami menemui penangung jawab dari sekolah tersebut bernama Agus untuk meminta untuk menyingkir dari lokasi tersebut sebagai upaya langkah pencegahan kami,” katanya saat ditemui kantor Bawaslu Kabupaten Magelang sore ini (4/3).

 

Disampaikan juga bahwa setelah di himbau seperti itu, penanggung jawab mengikuti arahan Bawaslu Kabupaten Magelang. “Namun sekitar 10 menit kemudian, para pelajar tersebut kembali ke pinggir jalan dan ikut berkampanye dengan bergandengan tangan dan menunjukan symbol jari sambil berteriak dukung Prabowo,” imbuhnya.

 

Selanjutnya Bawaslu Kabupaten Magelang menemuinya kembali dan meminta mereka pulang ke sekolah. “Hal ini dikarenakan mereka belum mempunyai hak pilih, karena kami tanya pelajar tersebut ada yang baru kelas 7 hingga 9 serta mengakui di ajak oleh gurunya,” paparnya.


 

“Dugaan pelanggaran ini masih kami proses, kaji dan klarifikasi beberapa pihak terkait,” pungkasnya. (bsn)

error: Content is protected !!