BBPLK Medan Telah Usai Gelar Pelatihan Kepada Pelaku Wisata Di Borobudur

BNews–MAGELANG– Program Pelatihan hybrid learning Kejuruan Pariwisata jenis pelatihan housekeeping digelar oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan. Pelatihan yang berlangsung di kawasan Wisata Borobudur tersebut sudah dinyatakan selesai.

Sebanyak 16 peserta pelatihan yang terdiri dari karyawan homestay, pengelola Homestay, dan juga masyarakat umum telah selesai mengikuti proses pelatihan. Dimana mereka mengikuti sesuai dengan tahapan yang ditentukan.

Tahapan tersebut yakni pelatihan teori secara online , pelatihan offline atau tatap muka yang di gelar di hotel Atria kerjasama dengan IHGM wilayah kedu. Dan juga pelatihan yang di laksanakan dengan Pemagangan di beberapa homestay dan Balkondes di wilayah Borobudur.

Setelah mengikuti proses pemagangan, peserta wajib mengikuti ujian kompetensi, diantaranya ujian tertulis dan juga ujian praktek. Dimana yang di laksanakan di Homestay Balkondes kampung Dolanan Bumiharjo Borobudur pada selasa 28 September 2021 lalu. Untuk ujian kompetensi di hadiri langsung oleh assesor dari LSP BBPLK Medan, yaitu Edward Panggabean dan Riky Hendra Ariyanto beserta tim.

Ujian kompetensi digelar untuk peningkat kapasitas dari peserta pelatihan dan juga mendapatkan pengakuan legal formal. Dimana yang bisa digunakan untuk kepentingan kerja dan juga mendukung usaha dalam bidang perhotelan.

Sertifikasi kompetensi merupakan bekal bagi peserta untuk lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas-tugas dalam bidang housekeeping.

Oleh assesor, 16 peserta pelatihan housekeeping yang telah selesai mengikuti program pelatihan ini dinyatakan kompeten dan siap kerja.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dalam sambutan penutupan, Joni Marpaung S.T mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih atas penyelenggaraan pelatihan yang telah dilaksanakan. Yakni berjalan dengan baik dan lancar baik oleh Koordinator pelaksana maupun oleh peserta.

“Semoga ilmu yang didapatkan selama pelatihan bisa bermanfaat untuk mendukung pembangunan SDM wisata di kawasan Super prioritas Borobudur,” katanya saat acara penutupan di Balkondes Bumiharjo Borobudur (29/9/2021).

Muchtarom, salah seorang peserta mengatakan bahwa pelatihan housekeeping ini sangat bermanfaat untuk dirinya sebagai pengelola Homestay di kawasan wisata Borobudur. “Hal tersebut juga akan sangat mendukung usaha kami. Dan kami berharap program pelatihan lainya juga masih akan di berikan bagi masyarakat di kawasan wisata Borobudur,” ungkapnya.

Sementara  Abbet Nugroho sebagai koordinator pelaksana  mengatakan bahwa proses pelatihan belum berakhir. Meski secara formalnya sudah selesai, pihaknya berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan bisa di sebar luaskan kepada masyarakat luas di desanya masing masing.

“Hal ini  mengingat beberapa desa di kawasan Borobudur menerima program homestay dari PUPR , namun belum pernah ada pelatihan bagi masyarakat penerima,” katanya.

Sehingga, lanjutnya Ia berharap, segera ada program pelatihan yang di khususkan bagi para penerima program homestay yang jumlahnya sekitar 340 -an homestay. “Sehingga ketika nanti wisata sudah normal kembali, Masyarakat juga sudah siap menerima kunjungan tamu dengan service excellent dengan kompetensi yang memadai,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: