Sahid Resmikan MAPAN Magelang, Teras Desa dan Transformer, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat
- calendar_month 21 menit yang lalu

Wakil Bupati Magelang, Sahid saat melaunching sistem informasi MAPAN Magelang, Teras Desa dan Transformers.
BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang meluncurkan tiga sistem informasi baru, yakni MAPAN Magelang, Teras Desa, dan Transformer, sebagai upaya memperkuat transformasi tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Peluncuran ketiga inovasi tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid, di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Rabu (8/7/2026).
Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengatakan pelayanan publik merupakan salah satu indikator utama kinerja pemerintah yang terus mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah dituntut melakukan berbagai inovasi agar pelayanan semakin cepat, efektif, dan adaptif.
Menurutnya, peluncuran tiga sistem informasi tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Magelang Magelang Anyar Gress yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera, sekaligus mendukung percepatan pelaksanaan Sapta Cipta Bupati dan Wakil Bupati Magelang.
“Hari ini, kita semua menyaksikan bagaimana kolaborasi dan sinergi lintas OPD mampu menghadirkan inovasi-inovasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan yang semakin efektif dan efisien sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan di Kabupaten Magelang,” kata Sahid.
Tiga Inovasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Tiga inovasi yang diluncurkan meliputi MAPAN Magelang (Mapping Potensi Unggulan Wilayah Magelang) yang diinisiasi Sekretaris Bapperida Kabupaten Magelang, Arif Yulianto.
Program berikutnya adalah Teras Desa (Temu, Respon, Aksi, Solusi Desa) yang diinisiasi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang, Margono, untuk memperkuat pelayanan dan konsultasi pemerintahan desa.
Sementara inovasi ketiga adalah Transformer, sistem informasi yang dikembangkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Magelang, Suwahyu Prihanto, guna mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
MAPAN Magelang Integrasikan Data Potensi Daerah
Sekretaris Bapperida Kabupaten Magelang, Arif Yulianto, menjelaskan MAPAN Magelang dikembangkan sebagai inovasi dalam penyusunan perencanaan pembangunan berbasis data spasial.
Melalui sistem tersebut, berbagai data sektoral diintegrasikan ke dalam satu dashboard digital sehingga mampu memetakan potensi unggulan setiap wilayah secara lebih akurat.
“Inovasi ini memanfaatkan pendekatan spasial untuk memetakan potensi unggulan pada setiap kecamatan berdasarkan tiga klaster prioritas pembangunan Kabupaten Magelang, yaitu pertanian, pariwisata, dan industri pengolahan,” jelas Arif.
Ia mengatakan dashboard tersebut akan menjadi instrumen pendukung penyusunan dokumen perencanaan pembangunan sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
“Implementasi MAPAN Magelang diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses perencanaan melalui penyediaan informasi yang lebih objektif, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based planning). Integrasi data spasial memungkinkan identifikasi potensi unggulan setiap wilayah dilakukan secara lebih cepat dan akurat sehingga mendukung penyusunan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik lokal,” beber Arif.
Transformer Dukung Pengadaan Barang dan Jasa Desa
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Suwahyu Prihanto, mengatakan lahirnya sistem Transformer merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang pengadaan barang dan jasa desa.
Menurutnya, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pengadaan sekaligus menggerakkan perekonomian desa.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)
“Melalui aksi perubahan Transformer, pengadaan barang dan jasa desa diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi optimalisasi; Pengadaan Barang dan Jasa Desa dalam menggerakkan perekonomian desa,” harap Suwahyu Prihanto.
Teras Desa Jadi Ruang Konsultasi Aparatur Desa
Sementara itu, Sekretaris Dispermades Kabupaten Magelang, Margono, menjelaskan Teras Desa hadir sebagai media konsultasi, edukasi; sekaligus pendampingan bagi pemerintah desa dalam menghadapi berbagai dinamika penyelenggaraan pemerintahan.
Program tersebut menjadi revitalisasi Klinik Desa yang berfungsi mendampingi pemerintah desa dalam pelaksanaan pembangunan; memberikan konsultasi mengenai kewenangan desa, hingga mengawal pelaksanaan berbagai program pemerintahan desa.
“Tujuan dari Teras Desa adalah memperkuat konsultasi dan edukasi bagi aparatur pemerintah desa sebagai langkah menuju desa yang mandiri,” jelasnya.
Margono menambahkan, Teras Desa dikembangkan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, di antaranya Inspektorat; Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PPKB PPPA, Disdukcapil, BPPKAD, Bapperida, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum; serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Melalui kolaborasi tersebut diharapkan proses konsultasi menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu membantu aparatur pemerintah desa menyelesaikan; berbagai persoalan secara lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing desa. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar