Berawal Ngopi Bareng, Para Pemuda Di Magelang Sukses Budidaya Ikan

BNews–MAGELANG–  Awalnya Iyan bersama teman-temannya memang suka nongkrong bareng. Tiap malam mereka sering ngopi bareng sambil ngobrol.

Dari sanalah awal tercetusnya ide usaha yang menghasilkan uang. Mereka kemudian sepakat untuk membentuk kelompok budi daya ikan “Mas Ndanggan”.

“Kebetulan kan di sini daerah wisata, banyak wisata kuliner. Jadi saya rasa kebutuhan ikan banyak diminati masyarakat,” kata Iyan dikutip dari kanal YouTube Cap Capung pada Jumat (18/11).

Lalu bagaimana kisah mereka dalam membangun usaha bibit ikan? Dan apa saja tantangan yang dihadapi? Berikut ulasan selengkapnya:

Ian mengatakan, melakukan usaha secara berkelompok tak pernah lepas dari masalah. Ia menjelaskan kalau di kelompok budi daya ikan yang ia kelola bersama teman-temannya; ada yang bertugas sebagai petani, pembudidaya, dan juga penjual.

Walaupun tiap anggota sudah punya tugas masing-masing, ia mengaku dalam menghadapi masalah ia dan teman-temannya selalu menyelesaikannya secara bersama-sama.

“Karena bagi saya, sesuatu yang bisa kita kembangkan itu karena ada masalah yang timbul. Tapi di samping itu, keseharian kami tak hanya di kolam. Kita masih bisa di lapak, kita bantu teman, mana yang butuh bantuan, mari kita bantu. Jadi kita bisa benar-benar usaha bareng-bareng,” kata Iyan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ian mengatakan, salah satu keuntungan melakukan budidaya ikan nila adalah tidak mengenal musim. Apalagi teknologi untuk budidaya ikan sudah berkembang. Jadi pembibitannya bisa dilakukan kapanpun dan panen juga bisa dilakukan kapan saja.

“Kalau di anggota kita itu malah masuk di bioflok. Jadi kita cuma mengandalkan kolam yang sederhana, air yang tidak terlalu banyak, nah di situ sudah bisa budidaya ikan,” kata Iyan.

Pengiriman bibit ikan kepada pelanggan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat membangun usaha bibit ikan.

Arjo, salah satu anggota dari kelompok budidaya ikan “Mas Ndanggan” mengatakan bahwa sebelum dibungkus, bibit ikan harus dikarantina dulu dan tidak diberi makan. Hal ini bertujuan agar selama dalam bungkus ikan tidak mengeluarkan kotoran.

Menurutnya, kotoran yang terpendam lama di dalam bungkus akan menjadi racun dan membuat ikan tidak nyaman.

“Untuk oksigen di dalam bungkus kekuatannya sekitar enam jam. Itu kondisi siang, saat cuaca panas. Kalau malam sekitar delapan jam,” kata Arjo. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: