Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Beredar Isu Penutupan Loket Pemberkasan Sertifikat Tanah Wadas, Ini Penjelasan Kepala BPN Purworejo

Beredar Isu Penutupan Loket Pemberkasan Sertifikat Tanah Wadas, Ini Penjelasan Kepala BPN Purworejo

  • calendar_month Jum, 10 Jun 2022

BNews— SEMARANG – Persoalan yang terjadi di Desa Wadas Kabupaten Purworejo sering dimanfaatkan oleh orang orang tidak bertanggung jawab. Termasuk menyebar informasi yang menyesatkan.

Terbaru, masyarakat Wadas dibuat kebingungan setelah beredar informasi penutupan loket pemberkasan lahan oleh Badan Pertanahan Nasipnal (BPN). “Enggak bukan ditutup kemudian sudah tidak dilayani. Itu hanya loketnya saja yang tutup. Terkait pendaftaran ya kita buka terus,” kata Kepala BPN Purworejo, Andri Kristanto, kemarin malam. 

Dia sendiri memastikan kabar yang beredar sebagai hoax. Menurutnya, pelayanan pemberkasan tanah warga Wadas yang terdampak proyek penambangan masih tetap berjalan.

Andri menerangkan, awalnya BPN membuka tiga loket pendaftaran bagi warga Wadas yang ingin mendapatkan ganti rugi. Loket itu dibuka di Balai Desa Wadas, Kantor Kecamatan Bener dan Kantor BPN Purworejo.

“Namun untuk loket di Balai Desa Wadas dan Kecamatan Bener itu hanya kami buka selama 10 hari. Setelah itu kami tutup karena kami ada keterbatasan SDM. Dan saat ini pelayanan kami fokuskan di kantor BPN setiap hari selama jam kerja,” tegasnya.

Sejauh ini, pembebasan lahan di Desa Wadas Purworejo terus berlanjut. Sudah ada 304 lahan yang dibebaskan dan 296 diantaranya sudah mendapat ganti rugi.

Informasi yang dihimpun, warga Wadas terus mendaftarkan tanahnya untuk dibebaskan. Terbaru ada 22 bidang lahan yang didaftarkan ke BPN untuk dibebaskan.

Masyarakat lanjut Andri dapat langsung membawa berkas-berkas ke Kantor BPN Purworejo. Mereka yang ingin tanahnya dibebaskan diminta datang Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00-16.00 WIB.

JALAN TERUS : BPN Purworejo saat pembayaran kerugian warga Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. (Foto : dokumen)

“Tidak perlu resah, karena pelayanan pendaftaran tetap kami buka di kantor BPN. Silahkan siapa saja dan dari kelompok mana saja untuk datang,” ucapnya.

Disinggung terkait proses pembebasan lahan di Desa Wadas, Andri mengatakan pihaknya sudah melakukan pengukuran di 304 lahan. Dari jumlah itu, 296 lahan sudah selesai dan pemiliknya sudah mendapat ganti rugi.

“Sisanya masih proses karena kemarin masih ada perbaikan administrasi,” pungkasnya. (lhr/wan)

About The Author

  • Penulis: Joe Joe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less