Rawa Pening Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Raksasa, Ahmad Luthfi Beri Lampu Hijau
- calendar_month 36 menit yang lalu

Dilirik Investor Cilacap, Rawa Pening Siap Disulap Jadi Destinasi Wisata Air Unggulan Jateng
BNews-JATENG– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan wisata air di kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Pengembangan destinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kawasan aglomerasi pariwisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan sektor pariwisata Jawa Tengah.
Dukungan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Semarang turut memperkenalkan calon investor dalam negeri, PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir asal Cilacap, yang menyatakan kesiapan untuk berinvestasi dalam pengembangan kawasan wisata Rawa Pening.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Luthfi menyambut baik minat investasi yang masuk ke sektor pariwisata. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan Rawa Pening harus tetap memperhatikan aspek konservasi dan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor.
“Borobudur, Kopeng, Rawapening ini menjadi satu aglomerasi yang akan kita kembangkan. Namun memang harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak, karena Rawapening juga kawasan konservasi,” kata Luthfi.
Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan bahwa investor yang diperkenalkan berencana mengembangkan berbagai fasilitas wisata berbasis perairan di kawasan Rawa Pening.
Rencana investasi tersebut meliputi pembangunan rumah makan apung, vila, keramba wisata, hingga berbagai wahana permainan air yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata kawasan tersebut.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Harapannya, Rawa Pening menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah,” kata Ngesti.
Direktur PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Miskun, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat potensi besar Rawa Pening untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis perairan yang terintegrasi dengan kawasan wisata di sekitarnya.
Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah juga memberikan dorongan agar proses pengembangan dapat segera direalisasikan.
“Beliau tadi menyampaikan supaya secepatnya disegerakan, jangan terlalu lama,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono menegaskan bahwa pengembangan kawasan Rawa Pening harus dilakukan secara hati-hati mengingat wilayah tersebut memiliki fungsi ganda sebagai destinasi wisata sekaligus kawasan konservasi.
Menurut Hanung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana serta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menentukan zonasi kawasan yang dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata; dan area yang harus tetap dipertahankan sebagai kawasan konservasi.
Selain pengembangan sektor pariwisata, Rawa Pening juga direncanakan menjadi lokasi investasi pengelolaan sumber daya air yang; melibatkan kerja sama dengan Shiga, Jepang. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pengembangan sektor pariwisata, fungsi konservasi lingkungan, dan sistem pengelolaan air dapat berjalan secara beriringan.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa kita lihat site plan-nya. Karena Rawa Pening ini kewenangan Kementerian PU, tapi tetap kita bisa masuk,” katanya.
Melalui pengembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kawasan Borobudur-Kopeng-Rawa Pening dapat menjadi destinasi wisata unggulan; yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar