Bhikkhu Sri Pannyavaro Berikan Solusi Soal Rencana Tiket Naik Candi Borobudur
- calendar_month Sel, 7 Jun 2022

Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera komentar soal rencana harga tiket naik Candi Borobudur
BNews–MAGELANG– Terkait rencana yang bisa naik ke atas Candi Borobudur dengan tiket khusus Rp 750 ribu, Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera angkat bicara.
Bhikku Sri Pannyavaro Mahathera adalah salah satu Bhikku yang menjadi ‘biksu’ pioneer dalam sejarah Agama Buddha pada abad ke-19 di Indonesia. Ia mendirikan Vihara Mendut pada tahun 1977.
Ia mengatakan rencana tersebut membuat rakyat kecil susah jika ingin naik ke Candi Borobudur.
“Khususnya rakyat kecil yakni umat Buddha pedesaan yang berada cukup banyak di Jawa Tengah, sampai meninggal dunia pun tentu tidak akan mampu naik ke atas candi. Yakni untuk melakukan puja atau pradaksina. Hal itu karena harus membayar biaya yang sangat mahal bagi mereka: Rp 750.000.- per orang,” katanya dalam rils yang diterima Borobudurnews.com (6/6/2022).
Menurutnya, diberlakukannya kuota 1.200 orang per hari yang boleh naik ke atas candi memang sangat perlu. “Hal itu untuk penyelamatan candi, tetapi selayaknya tanpa harus membayar sangat-sangat mahal bagi orang “miskin”,” imbuhnya.
Kalau pada hari itu kuota sudah penuh, lanjutnya dimohon saja naik pada hari berikutnya atau hari yang lain. “Kalau pengunjung tidak mau atau tidak bisa naik pada hari lain, ya sudah! Apalagi pendaftaran bisa dilakukan melalui on line,” terangnya.
Tetapi, kata Bhikku Sri Pannyavaro Mahathera jangan hanya yang punya uang saja yg boleh naik. “Atau dengan jalan lain harus menjadi bhiksu dulu, atau kembali menjadi murid sekolah –tentu hal ini sangat tidak mungkin,” ujarnya.
Bhikku Sri Pannyavaro Mahathera mengaku biarlah umat Buddha sabar menanti antrian bisa naik ke atas candi kita sendiri. “Seperti halnya saudara-saudara Muslim yang juga sabar menanti antrian naik haji sampai beberapa tahun,” paparnya.
“Semoga usulan ini berkenan untuk diperhatikan oleh para pihak yang berwenang membuat keputusan-keputusan perihal regulasi Candi Borobudur,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar