Dilahirkan Bayi Kembar Siam Asal Kajoran Magelang

BNews–KAJORAN-– Bayi kembar siam anak dari pasangan asal Magelang lahir normal dan selamat di RS Sardjito Yogyakarta Jumat kemarin (28/2/2020). Dan kini masih menjalani perawatan intensif dengan pembiayaan cukup besar.

Kedua bayi kembar siam tersebut merupakan anak dari pasangan Sigit Rahayu Slamet, 37,  dengan Fatmawati, 27. Mereka merupakan warga Dusun Morangan Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.

“Anak saya lahir Jumat pagi, satu minggu yang lalu (28/2/2020), keduanya berjenis kelamin perempuan. Dan benar kembar siam bagian dada dan perut nempel jadi satu,” ungkap Sigit saat diwawancarai Borobudur News, Jumat sore (6/3/2020).

Disebutkan bahwa kedua bayinya lahir dengan normal dengan berat keduanya hanya 2,8 kg. “Alhamdulillah lahir normal dan istri saya diberi keselamatan. Cuman kedua anak saya masih dirawat intensif di ruang khusus dan dimasukan dalam kotan inkubator dengan segala peralatan medisnya,” sebutnya.

Bayi kembar tersebut sudah menjalani perawatan selama seminggu ini dengan biaya cukup besar. “Satu minggu ini sudah habis sekitar Rp 35 juta, belum biaya peralatan laiinya. Dan sementara terbantu dengan adanya donatur warga Secang namun tinggal di Jogja,” papar Sigit yang sehari-hari berkerja menjadi petani dan buruh sopir.

“Yang boleh menjenguk anak saya cuman ibunya. Dan kata istri saya kedua anak saya sudah gerak-gerak dan menangis lirih dengan selang oksigen di kedua hidung mereka,” ujarnya saat menceritakan anak keduanya itu.

“Saya tidak tahu langkah selanjutnya dari pihak Rumah Sakit. Karena saya hanya diberi tahu tunggu kondisi kedua anak saya ini sehat dan fit baru akan ada proses selanjutnya,” tutur Sigit yang akan memberi nama kedua anaknya “Bintang”.

Dan perlu diketahui bahwa keluarga Sigit tidak ikut dalam BPJS maupun mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Tadi saya sudah berupaya membuat BPJS mandiri tetapi masih harus menunggu survey dan lain lain mas. Saya tambah binggung juga, berbagai usaha ke Balai Desa, Kecamatan dan Dinas Sosial untuk minta bantuan,” ungkapnya.

Dia mengaku sudah ke pihak desa dan kecamatan kemudian diarahkan ke Dinsos. “Di Balai Desa saya diarahkan ke Dinsos Kabupaten Magelang, dan suatu saat nanti jika ada program kesehatan akan dimasukkan,” jelas Sigit.

Ke Dinsos Kabupaten Magelang juga sudah dilakukan oleh keluarga Sigit. Dan beberapa hari lalu salah satu petugas Dinsos atas nama Pak Nanto datang mengecek kondisi bayi mereka.

“Kemarin Pak Nanto datang tanya-tanya terkait pembiayaan, dan saya diarahkan membuat surat permintaan bantuan ke Dinsos siapa tahu dapat bantuan,” ujar Sigit.

“Tadi adik saya udah ke Dinsos mengantar surat, namun katanya bisa dapat namun setelah pulang,” terangnya.

Sigit berharap kedua anak kembar siamnya bisa diberi kesehatan dan sambung umur panjang. “Dan mungkin para pemimpin atau pejabat diatas sana bisa memberi perhatian dengan kondisi kami ini. Karena sehari hari dalam operasional juga kami kualahan apa lagi biaya selanjutnya,” harapnya.

Bagi para pembaca yang hendak membantu meringankan beban keluarga ini bisa langsung menghubunginya. Kalian bisa menghubungi via WhastApp di nomor 0819-0243-3428. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: