BNN Kabupaten Magekang Gandeng Insan Media Antisipasi Ancaman Narkotika

BNews–MAGELANG-– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang gelar workshop dengan peserta 20 insan media. Kegiatan itu digelar di Hotel Trio Magelang Rabu kemarin (16/3/2022).

Workshop tersebut guna mendukung Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba. Sekaligus sebagai bagian dari upaya untuk menekan jumlah pengguna maupun peredarab narkoba di Magelang.

Acara yang melibatkan 20 media, meliputi media radio, televisi serta pelaku (admin) media sosial. Workshop ini diadakan sebagai implementasi pelaksanaan Inpres no 2 tahun 2020 tentang rencana aksi Nasional Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), dimana semua elemen diwajibkan bersama-sama melaksanakan P4GN di lingkungannya.

Hadir sebagai pemateri pertama dalam kegiatan workshop tersebut, meliputi Y Bagyo Harsono selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang.

Dalam kesempatan itu, dia memaparkan perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang relatif meningkat di Kabupaten Magelang. Dimana wilayah ini, masuk 5 lima besar di Jawa Tengah.

Terkait hal itu, dikatakan pentingnya media dalam menyebarkan informasi dapat membantu BNNK Magelang dalam menyosialisasikan bahaya dari penyalahgunaan narkoba.

“Media sangat berperan untuk menyosialisasikan akan bahaya dari narkoba. Melalu media, masyarakat dapat mengetahui perkembangan dari sindikat atau modus – modus baru yang tengah terjadi,sehingga masyarakat bisa lebih waspada,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kepala BNNK Magelang, Kombes Catharina SM Sos, sebagai pemateri kedua menegaskan, media komunikasi merupakan hal penting dalam penyebaran informasi, insan media termasuk media sosial menyiapkan wadah untuk masyarakat dalam memberi wawasan bahayanya narkotika.

“Dengan media komunikasi ini, dapat membantu beberapa persen upaya penanggulangan dari BNN dalam meredam kasus narkoba. Kami akan berupaya dengan memperluas program Desa bersinar, Wisata Bersinar dan Pondok Pesentren Bersinar yang akan di-launching pada bulan Maret ini,” ungkapnya.

Ia juga berharap, dengan di adakannya workshop ini, media sebagai alat pengontrol sosial dapat bekerja sama dan membantu BNN dalam menysialisasikan terkait pencegahan narkotika. Sebagaimana yang digaungkan oleh BNN RI yaitu ‘War on Drugs’.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula pemaparan materi dari Kasi P2M BNNK Magelang Much Khoirul Anam, yang menyampaikan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia khususnya, juga jalur dan operasi masuknya narkoba di Indonesia.

Terakhir penyampaian materi terkait Rehabilitasi dan penanganan pecandu narkoba oleh Kasi Rehabilitasi Florentina Evivani Wulandari SIKom. Usai pemaparan materi terakhir, dilakukan foto bersama para pemateri dan peserta media kabupaten Magelang. Insan media juga mendapatkan sertifikat dalam kegiatan workshop tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: