Bocah 13 Tahun Pengemudi Mobil Yang Tabrak 8 Motor Di Jogja Jadi Tersangka

BNews–JOGJA– Tragedi maut sebuah mobil yang menabrak delapan sepeda motor di bantul Yogyakarta terus berlanjut. Pengemudi mobil yang masih bocah berusia 13 tahun akhirnya ditetapkan menjadi tersangka.

Bocah tersebut dikethaui berinisial EHSW warga Klaten tersebut menabrak 8 pengendara motor hingga menyebabkan 1 orang tewas. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, bocah yang menjadi pengemudi mobil bernomor polisi AD 1809 IC tidak ditahan polisi.

Polisi menyebut, setelah memeriksa beberapa saksi dan menyematkan status tersangka itu karena ada faktor kelalaian. Status tersangka itu disematkan oleh Unit Laka Lantas Polres Bantul. Adapun kejadian tabrakan di depan RSPAU Hardjolukito terjadi pada Rabu (27/01/2020) lalu.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Maryono mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi-saksi dan melakukan gelar perkara. Dari keterangan saksi dan alat bukti tersebut, EHSW memenuhi unsur kelalaian yang diatur dalam Pasal 310 ayat 4 dan 2 Undang-undang Lalu Lintas No 22 Tahun 2009.

“Untuk anak yang mengemudikan kendaraan sudah kami tetapkan sebagai tersangka atau anak berhadapan dengan hukum. Karena anak masih berusia 13 tahun, maka kami mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” katanya, Senin (01/02/2021).

Karena ancaman pidana kurang dari tujuh tahun, maka EHSW tidak ditahan. Pihaknya pun masih mengupayakan diversi bagi anak berhadapan dengan hukum.

Ia menyebut ada beberapa kelalaian yang dilakukan oleh pengemudi mobil bernopol AD 1809 IC. Unsur kelakuannya adalah tidak menaati aturan dan tata cara berlalulintas, sebab usianya yang masih 13 tahun seharusnya belum diperbolehkan menyetir.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Unsur lainnya adalah kurang hati-hati dalam menyetir, tidak mempunyai penduga-duga, dan tidak konsentrasi. Akibatnya beberapa pengendara motor luka-luka dan satu pengendara motor meninggal dunia di tempat.

Terkait dengan ayah EHSW yang juga berada di dalam mobil, Iptu Maryono menyebut tidak terseret dalam kasus kecelakaan. “Karena kan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 310 menyatakan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Berarti dalam kasus ini kan si anak, sehingga orangtuanya tidak jadi tersangka,” terangnya.

Sebelumnya, Sebuah mobil menabrak 8 motor sekaligus di depan RSPAU Hardjolukito, Bantul pada Rabu (27/01/2021) pukul 18.30.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Zainal Supriyanto mengatakan pengendara mobil adalah EHSW. Pelajar berusia 13 tahun asal Trucuk, Klaten, Jawa Tengah. Kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor berhenti di lampu lalu lintas yang menyala merah.

Namun tiba-tiba dari arah belakang pengendara mobil tetap melaju dan menabrak pengendara motor di depannya. Akibatnya pengendara motor terpental setelah diseruduk mobil yang dikendarai anak pelaku.

Anak pelaku tidak mengalami luka, namun nahas beberapa pengendara mengalami luka-luka dan ada yang meninggal dunia di lokasi kejadian.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Ada satu yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Mengalami cidera kepala dan langsung dibawa ke RSP AU Hardjolukito. Korban lain ada yang luka terbuka, memar, patah tulang kaki, patah tulang rusak, patah ibu jari. Yang luka langsung dirawat di RSP AU Hardjolukito,” katanya, Kamis (28/01/2021).

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan mobil bagian depan ringsek. Sebagian besar motor korban juga mengalami kerusakan dan ringsek bagian depan dan belakang.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Maryono mengatakan anak pelaku di dalam mobil bersama ayahnya. Warga Trucuk, Klaten tersebut rencananya akan pergi ke Srandakan, Bantul.

Semula ayah anak pelaku yang menyetir, namun kemudian digantikan oleh EHSW. Alasannya adalah ayah anak pelaku merasa tidak enak badan.

“Perjalanan ke Srandakan dari Klaten. Sesampainya di bandara (Adisutjipto), digantikan oleh anak pelaku. Karena ayahnya tidak enak badan. Saat kejadian hujan deras, mungkin juga karena belum mahir menyetir, sehingga terjadi kecelakaan,” katanya, Jumat (29/01/2021).

Ia melanjutkan secara hukum anak pelaku memang belum diperbolehkan menyetir. Sebab usianya masih 13 tahun. Namun demikian, anak tersebut memang sudah sering menyetir mobil.

“Kalau informasi dari ayahnya, memang anaknya sudah terbiasa menyetir mobil. Sehingga kemarin diminta untuk menggantikan. Tetapi secara hukum memang belum boleh menyetir,” lanjutnya.

Sedangkan korban yang ditabrak mobil warna hitam ini adalah:
  1. Safii Widodo, pria, 32, pengendara motor Honda Supra Fit AB 3040 UF. Alamat Dusun Nologaten RT8 RW3, Desa Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Korban meninggal dunia setelah mengalami cedera berat pada bagian kepala.
  2. Daryanto, pria, 41, pengendara motor Honda Supra X125 K 3380 ATC. Alamat Ngentak RT3, Seloharjo Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Jogjakarta. Mengalami luka terbuka dan patah pada ibu jadi kaki kiri. Dirawat RSP AU Hardjolukito.
  3. Marwanto, pria, 38, pengendara Honda Beat AB 2026 ZJ. Alamat Nglampengan RT3, Temuwuh, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Jogjakarta. Mengalami luka patah tulang kaki kanan dan tulang rusuk kiri. Dirawat RSP AU Hardjolukito.
  4. Indra Wijiastuti, perempuan, 40, pengendara motor Yamaha Fino AB 4509 ZA. Alamat Mendiro RT3 RW26, Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Mengalami luka memar/ benjol pada kepala. Dirawat RSP AU Hardjolukito.
  5. Widiyanto, pria, 29, pengendara motor Honda CB AB 4824 NW. Alamat Jetis Kulon RT4 RW2 Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta. Mengalami luka terbuka pada paha sebelah kiri. Dirawat RSP AU Hardjolukito.
  6. Hei Dharis, pria, PNS, 41, pengendara motor Honda WIN AD 6746 XC. Alamat Danurejo RT2 RW1 Jamuskauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mengalami luka lecet di kaki. Tidak dirawat di rumah sakit.
  7. Brifans Aldi Pangestu, 19, pengendara motor Honda AB 4137 BO. Alamat Sudimoro RT7, Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Jogjakarta. Tidak mengalami luka.
  8. Fafian Hukama Fadlan, pria, pelajar, 18, pengendara motor Honda Vario AB 5350 JT. Alamat Kasihan RT7, Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Jogjakarta.

(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: