Borobudur, Prambanan, hingga Sarinah Ramai Saat Lebaran 2026, Ini Catatan InJourney
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026

Borobudur, Prambanan, hingga Sarinah Ramai Saat Lebaran 2026, Ini Catatan InJourney
BNews—NASIONAL — Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, memastikan pelaksanaan angkutan mudik dan arus balik Lebaran 2026 di seluruh ekosistem yang dikelolanya berjalan lancar dan terkendali.
Kelancaran mobilitas masyarakat selama musim Lebaran didukung kesiapan operasional bandara, optimalisasi kapasitas penerbangan, hingga konektivitas menuju kawasan pariwisata. Capaian ini sekaligus menegaskan peran InJourney dalam mengelola ekosistem aviasi dan pariwisata secara terintegrasi.
“Momentum libur lebaran merupakan fase dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga kami mengoptimalkan kesiapan operasional yang optimal, koordinasi lintas stakeholders, dan optimaliasi pelayanan. Upaya ini kami lakukan tidak semata-maya berorientasi pada peningkatan trafik, namun juga pada penciptaan pengalaman perjalanan yang berkesan. Melalui penguatan customer experience serta integrasi layanan di seluruh ekosistem, kami memastikan masyarakat tak hanya sampai ke tujuan, namun juga menikmati setiap proses perjalanan dan berlibur dengan lebih seamless dan berkesan,” ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Dari sektor aviasi, selama periode mudik Lebaran 13-29 Maret 2026, bandara-bandara di bawah InJourney Airports mencatat 63.222 pergerakan pesawat, atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Sementara jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8.870.677 orang, meningkat 6,4 persen secara tahunan.
Pergerakan domestik menjadi penopang utama, dengan total 51.873 pergerakan pesawat dan 7.009.251 penumpang, masing-masing tumbuh 10,6 persen dan 7,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Kesiapan operasional juga terlihat dari load factor kumulatif 81,6 persen, slot utilization 82,3 persen, serta realisasi 4.097 extra flight atau 75,5 persen dari total rencana tambahan penerbangan. Pada puncak arus mudik 18 Maret 2026, bandara-bandara InJourney melayani 568.871 penumpang, sedangkan pada puncak arus balik 29 Maret 2026 jumlah penumpang mencapai 603.575 orang, naik 14,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selain itu, konektivitas penerbangan juga meningkat. Pada angkutan Lebaran 2026, jumlah rute penerbangan di 37 bandara mencapai 1.487 rute, atau bertambah 53 rute dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah maskapai tercatat sebanyak 247 maskapai, bertambah 9 maskapai.
Dari sisi layanan, tingkat kepuasan pelanggan juga terbilang tinggi. Berdasarkan survei Customer Satisfaction (CSAT) terhadap sekitar 2.000 penumpang, skor kepuasan keseluruhan pelayanan bandara mencapai 4,8, pengalaman perjalanan di bandara saat Ramadan 4,81, serta penilaian terhadap ambience, dekorasi, dan aktivitas bertema liburan 4,78.
Momentum libur Lebaran juga dimanfaatkan InJourney untuk menghadirkan hiburan di destinasi wisata. Melalui InJourney Destination Management (IDM); berbagai pertunjukan seni budaya dan atraksi disiapkan di sejumlah kawasan wisata, termasuk agenda Pasar Medang dan kegiatan Pelangi di Mars.
Hasilnya, pada periode 20-29 Maret 2026, IDM mencatat 326.676 pengunjung di berbagai destinasi yang dikelolanya. Jumlah tersebut meliputi Borobudur 69.742 pengunjung, Prambanan 130.083, Teater Pentas 3.797, Ratu Boko 6.189, dan TMII 116.865.
Dari sisi akomodasi, InJourney Hospitality juga mencatat pertumbuhan tingkat hunian hotel sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, ITDC melaporkan kunjungan positif di sejumlah kawasan wisata selama 13–27 Maret 2026; dengan The Nusa Dua menerima 133.127 wisatawan, The Mandalika 3.306 wisatawan, dan The Golo Mori 907 wisatawan.
Pada sektor ritel, Sarinah yang dikelola InJourney Retail mencatat total 683 ribu pengunjung selama periode Lebaran. Peningkatan ini didorong berbagai program tematik, promosi, dan kolaborasi dengan tenant yang berhasil meningkatkan daya tarik belanja masyarakat.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Capaian tersebut menunjukkan bahwa momentum Lebaran tidak hanya mendorong mobilitas masyarakat untuk mudik dan arus balik; tetapi juga menggerakkan aktivitas wisata dan ekonomi di berbagai kawasan strategis yang dikelola InJourney.
Maya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh ekosistem perusahaan, baik di sektor kebandarudaraan maupun destinasi pariwisata.
“InJourney menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi ;dan dukungan yang telah memastikan kelancaran periode Angkutan Lebaran 2026. Kami memandang capaian positif ini sebagai refleksi kuatnya sinergi dalam ekosistem aviasi dan pariwisata; yang melalui koordinasi dan komitmen bersama mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutup Maya Watono. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar