Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Borobudur Sambut Kebangkitan Ekonomi Dengan Peningkatan Kompetensi Bidang Pariwisata

Borobudur Sambut Kebangkitan Ekonomi Dengan Peningkatan Kompetensi Bidang Pariwisata

  • calendar_month Jum, 17 Jun 2022

BNews–MAGELANG-– Kembali Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ( BBPVP Semarang ); selesai menggelar pelatihan Mobile Training Unit ( MTU 2022 ).

Kegiatan tersebut digelar di kawasan Super prioritas Pembangunan Pariwisata Borobudur Kabupaten Magelang. Pelatihan yang dilaksanakan mulai 20 Mei 2022 hingga  16 Juni 2022 di tempatkan di 3 desa di Kecamatan Borobudur; yaitu Kampoeng Dolanan Nusantara Desa Bumiharjo untuk pelatihan Tour Guide; Batik Setumbu Desa Karangrejo untuk pelatihan Batik. Dan Pawon Omah Pring Desa Ngadiharjo untuk pelatihan Tata boga.

Peserta yang mengikuti pelatihan sejumlah 48 peserta, yang berasal dari Warga Kecamatan Borobudur dan juga warga dari kecamatan sekitar; seperti kecamatan Tempuran, Kecamatan Mungkid, Dukun dan Muntilan.

Hadir dalam kegiatan penutupan Pelatihan MTU Borobudur 2022 , Kepala BBPVP Semarang , Heru Wibowo S.Sos. M.M Heru.

Ia hadir untuk memberi sambutan  dan pengarahannya, sekaligus melakukan kegiatan penutupan MTU Borobudur 2022. Dimana digelar di Kampoeng Dolanan Nusantara (16/6/2022).

Ia menyampaikan bahwa Borobudur merupakan daerah yang mendapatkan prioritas untuk dilaksanakan pelatihan khususnya Mobile Training Unit.

“Hal ini karena perintah langsung dari Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah. Sehingga masyarakat Borobudur dan sekitarnya hendaknya memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Melalui program pelatihan ini, lanjutnya pemerintah ingin masyarakat di kawasan wisata Borobudur meningkat kapasitas dan kompetensinya.

“Misalnya bagi peserta pelatihan Tour Guide agar bisa memandu wisatawan yang datang ke Kawasan Borobudur dengan lebih baik; dan percaya diri. Lalu bagi peserta pelatihan batik agar bisa lebih produktif meningkatkan karya batik sebagai cinderamata unik dari Borobudur dan untuk peserta pelatihan tata boga,” paparnya.

Heru berharap agar ilmu dari pelatihan ini bisa menambah peningkatan Ekonomi. “Jika memang serius dikembangkan di dunia industri atau UMKM terutama untuk memenuhi pasar oleh-oleh atau makanan khas dari Borobudur,” harapanya.

Sementara itu Koordinator pelaksana Program MTU Borobudur 2022 , Abbet Nugroho;  menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kementerian ketenagakerjaan RI melalui BBPVP Semarang.

“Terima kasih telah memperhatikan masyarakat Borobudur. Karena pembangunan fisik tanpa dibarengi dengan peningkatan kapasitas SDM yang kompeten dalam bidang pariwisata tentu akan terjadi ketimpangan,” kata pria yang akrab dipanggil Ki Sondong juga ini.

Abbet berharap kepada peserta pelatihan agar ilmu yang didapat selama pelatihan bisa lebih bermanfaat. Baik untuk menunjang SDM wisata yang kompeten dan juga peningkatan ekonomi keluarga.

“Karena sesungguhnya kegiatan Pariwisata adalah kegiatan ekonomi. Jika ingin mendapatkan tambahan ekonomi dari wisata, Maka kita juga harus meningkatkan kapasitas ; dan kompetensi dalam bidang masing masing-masing terutama setelah masa pandemi ini berakhir agar bisa menyongsong masa depan dengan lebih baik,” harapanya.

Penutupan kegiatan MTU Borobudur 2022 juga di hadiri oleh Kepala UPTD BLK Kabupaten Magelang Siti Rohimah; dan juga Manager Pesantren Enterpreneur Adang legowo.

Dalam rangkaian acara Penutupan MTU Borobudur 2022 di tutup dengan pelepasan tanda peserta; dan juga di laksanakan gelar produk hasil pelatihan Boga dan batik yang mendapatkan apresiasi positif dari Kepala BBPVP Semarang. (*/bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less