BREAKING NEWS : Demo UU Cipta Kerja di DPRD Semarang Ricuh, Pagar Roboh Polisi Luka

BNews—SEMARANG— Aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU Cipta Kerja di Semarang berakhir ricuh. Ribuan massa yang dilarang masuk Gedung DPRD merobohkan pagar dan melempari petugas.

RIbuan aksi mahasiswa Tolak Omnibus Law itu juga sempat melempari polisi dengan botol dan sandal. Punccaknya pagar Gedung DPRD Provinsi Jateng roboh.

Tak hanya itu, salah satu anggota terpaksa dibawa ke rumah sakit karena mengalami terluka terkena pagar yang roboh. Anggota polisi tersebut nampak kesakitan pada bagian dada. Selanjutnya, satu anggota polisi yang terluka sudah diamankan dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan.

Selain itu, satu mahasiswa dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) bernama Tindy juga dilarikan ke rumah sakit karena terkena besi di bagian pelipis matanya. Hal itu membuat pelipis mahasiswa tersebut sobek dan megeluarkan darah.

Kemudian terlihat perwakilan DPRD Jateng menemui mahasiswa. Namun massa aksi tidak mendengarkan. Selain itu, massa mahasiswa juga menyatakan bersepakat dengan partai Demokrat dan PKS.

Untuk diketahui, massa aksi “Tolak Omnibus Law” tak hanya mahasiswa melainkan juga dari beberapa organisasi buruh dan masyarakat sipil juga ikut terlibat aksi penolakan Omnibus Law.

Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah, Aulia Hakim mengatakan, para buruh menolak RUU Omnibus Law karna penyusunan RUU berpihak kepada kepentingan pengusaha dan Kadin, dengan mengorbankan kaum buruh dan pekerja. (her/wan)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: