Cabai Belum Benar-Benar Matang Sudah Dipetik Oleh Para Petani Di Magelang, ini Alasannya

BNews–MAGELANG-– Sejumlah petani cabai di Magelang panen lebih dini. Dimana cabai belum benar-benar matang atau disebut cabai putihan sudah dipetik.

Hal tersebut dikarena cabai putihan saat ini juga laku dijual. Pasalnya harga cabai saat ini masih cukup tinggi.

“Cabai Putihan itu Cabai Rawit Merah yang masih berwarna putih atau belum matang, dimana saat harga Cabai mahal membuat Cabai Putihan laku dijual. Kalau harga Cabai sedang murah, Cabai Putihan tidak laku dijual, karena persediaan Cabai melimpah,” ucap salah satu Petani Cabai Dusun Jangkungan Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan Magelang, Sri Sumarsih, Kamis (7/7/2022).

Adapun harga Cabai Putihan separuh harga Cabai yang sudah matang. Hal tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan Cabai secara rutin dan bisa didapat dengan harga lebih murah.

“Kalau harga Cabai Rawit Merah sekarang bisa mencapai Rp 90 ribu, untuk Cabai Putihan harganya separuhnya. Biasanya yang beli Tukang Bakso, karena harga lebih murah dan tingkat kepedasannya sama saja dengan Cabai yang sudah matang,” imbuhnya.

Meskipun saat ini harga Cabai sedang mahal, menurut Sri Sumarsih sebagai Petani belum sepenuhnya mendapat keuntungan lebih dari situasi tersebut. Dikarenakan belum benar-benar panen besar.

“Saat harga Cabai naik, justru saya sedang tanam sehingga belum panen, baru dipanen yang putihan saja,” jelas Sri Sumarsih.

Sri menambahkan, dirinya justru mengeluarkan biaya perawatan lebih, dikarenakan saat ini Cabai yang masih diladang terancam hama tanaman jenis Patek, yang membuat Cabai membusuk dan layu.

“Setiap harinya disemprot obat dua kali, padahal harga obat hama dan pupuk tiap tahun naik. Kalau tidak diberi obat, hama Patek cepat menular ke Cabai lainnya,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: