Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi Samsat Online Nasional

BNews–NASIONAL– Pandemi covid-19 memang banyak membuat aktivitas terhalang. Sama halnya bagi sebagian pemilik kendaraan yang memilih mengindari interaksi fisik, termasuk membayar pajak kendaraan.

Mereka kini tidak perlu antri ke kantor Samsat atau pun mencari Samsat Keliling karena pemerintah mengeluarkan aplikasi Samsat Online Nasional.

Melalui aplikasi Samsat Online Nasional, Anda bisa membayar pajak kendaraan secara daring dari rumah. Aplikasi ini melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWSKLLJ); dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yaitu pengesahan STNK.

Anda bisa menggungah aplikasi Samsat Online Nasional melalui Playstore. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari satu juta pengguna yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Samsat Nasional terdiri dari Korps Lalu Lintas (Korlantas), Kemendagri, dan Jasa Raharja.

Berdasarkan data Samsat, terdapat delapan menu pada aplikasi Samsat Online Nasional, antara lain pendaftaran, info proses, info pajak, e-TBPKB, e-pengesahan STNK, pindah bukti, pengaduan, dan panduan.

Untuk pembayaran, ada perbankan yang bekerjasama dengan dengan aplikasi Samsat Online Nasional. Bank resmi yang menjadi rujukan, antara lain BNI, BRI, Mandiri, BTN, BCA, Permata, CIMB Niaga, serta Bank Pembangunan Daerah (BPD) masing-masing provinsi.

Meski terkesan mudah, Aplikasi Samsat Online Nasional tampaknya belum berfungsi dengan maksimal. Saat ditelusuri Bisnis, aplikasi yang telah diunduh lebih dari satu juta orang ini baru memiliki rating di angka 2.0 dari total rating 5.0.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Berikut cara-cara menggunakan aplikasi Samsat Online Nasional seperti dikutip dari Portal Informasi Indonesia:

  1. Unduh aplikasi Samsat Online Nasional di Playstore.
  2. Jika Anda ingin membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), tekan menu pendaftaran.
  3. Setelah menekan tombol tersebut akan muncul pemberitahuan yang berbunyi “perhatian, TBPKP/SKPD dan stiker pengesagan STNK akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK”. Terdapat pilihan setuju dan tidak setuju. Apabila ingin melanjutkan pembayaran klik tombol setuju.
  4. Setelah menekan tombol setuju, akan muncul formulir yang harus diisi wajib pajak, yakni nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon, dan email pemilik kendaraan.
  5. Setelah selesai mengisi formulir, tekan tombol lanjutkan. Sistem akan memproses data tersebut selama kurang lebih satu menit. Jika data yang dimasukkan sudah benar, akan muncul data lengkap mengenai kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya dan besaran pajak yang harus dibayarkan.
  6. Setelah itu, wajib pajak tinggal menekan tombol setuju untuk mendapatkan kode bayar. Kode bayar yang digunakan untuk pembayaran melalui layanan E-Channel perbankan (e-Banking atau ATM) yang telah bekerja sama dalam pelayanan pembayaran. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: