Daftar Juara Lomba Pidato Bahasa Indonesia Tingkat SMP Se-Kabupaten Magelang

BNews–MUNGKID– Salah satu cabang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dinilai secara daring atau online kemarin, (11/8/2020). Lomba itu adalah Pidato Bahasa Indonesia yang dinilai oleh empat dewan juri di SMP N 2 Mungkid.

Sebanyak 60 peserta yang merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Magelang ikut dalam lomba tersebut. Mereka ikut lomba pidato tersebut dalam bentuk video yang diunggah di platform youtube.

Untuk tema Pidato kali ini yakni sesuai dengan keadaan sekarang ini, yakni “Merdeka Belajar di Masa Pandemi Covid-19”. Mereka sebelumnya dijadwalkan melaksanakan lomba pada Maret, namun karena pandemi sehingga dilakukan Agustus 2020 secara online.

“Ya seyogyanya Maret kemarin, karena FLS2N ini merupaka kegiatan Non Akademi rutin tahunan. Dan karena sekarang masih pandemi makan cabang lomba dilakukan secara semi daring atau murni daring, selanjutnya dinilai,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin saat meninjau penilaian Lomba Pidato Bahasa Indonesia.

Dalam Lomba Pidato ini, pihak penyelenggara mendatangkan empat juri dari beberapa kalangan. Yakni ada Puji Handayani yang merupakan seorang Guru Bahasa Indonesia di SMA N 1 Muntilan; Fierstya Evi D, seorang Dosen Bahasa Indonesia di UNTIDAR; Chandra Yoga SN, wartawan Magelang Expres; dan Bayu Sapta Nugraha, wartawan Borobudurnews.com.

Untuk kriteria penilaian terdiri dari tiga sub pokok. Mulai dari Isi yang terdiri kualitas dan kesesuian isi dengan tema. Kedua yakni Kebahasaanterdiri vokal, diksi dan Intonasi. Ketiga Penampilan yang terdiri dari kelancaran dan ekspresi.

Sementara sesuai aturan, untuk durasi lomba pidato sendiri minimal 3 menit dan maksimal 7 menit. Dan harus di upload tanggal 10 Agustus 2020 di youtube.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS DI PLAYSTORE (KLIK DISINI)

Penilaian dimulai pukul 09.00 wib hingga selesai pukul 15.00 wib. Keemapt dewan juri memberikan penilaian sendiri-sendiri secara obyektif dan terbuka serta didasari beberapa catatan. Karena memang para peserta dinilai banyak yang baik.

Dan akhirnya keluar tiga juara yakni Juara 1, 2 dan 3. Serta Juara Harapan 1, 2 dan 3.

Untuk Juara 1 diraih oleh Irine Indraswari dari SMP N 2 Mungkid, Juara 2 diperoleh Nadia Sukma Oktaviani dari SMP IT Ihsanul Fikri Mungkid. Dan Juara 3 Muadz Al-Abid Ahsin dari SMP Syubanul Wathon Tegalrejo

Sedangkan Juara Harapan 1 diperoleh oleh Nurus Ramadhani AL S dari SMP N 2 Salam, Juara Harapan 2 oleh Ariana Nareswari dari SMP N 1 Salaman. Dan Juara Harapan 3 diraih Naura Hapsari P. dari SMP N 1 Mungkid.

Sebelumnya, Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang Azis Amin juga menyampaikan, bahwa hakikatnya lomba ini adalah memberikan pelayan hak anak untuk berekspresi dan meningkatkan minat bakat siswa.

“Saya tegaskan bahwa pandemi covid tidak merupakan tantangan kita atau halangan kita untuk tetap berekspresi. Apalagi kedepan selain memberikan pengalaman berkompetisi, serta ada point prestasi untuk siswa ke jenjang berikutnya,” tegasnya

Namun, lanjut Aziz dengan ditundanya FLS2N Tahun 2020 ini dan berhentinya pembelajaran tatap muka di Sekolah, membuat terjadi penurunan peserta. “Akibat covid ini pelajar memang banyak perubahan signifikan. Peserta kegiatan ini juga menurun meskipun tidak ektrem, sekitar 5-10 persen penuruan jumlah peserta,” ungkapnya.

“Semoga tahun depan lebih maksimal lagi, karena FLS2N ini adalah ajang mandiri Disdikbud Kabupaten Magelang yang diadakan setiap tahunnya. Dan kreativitas anak lebih maksimal dan banyak lagi” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: