Destinasi Baru! Ladon Little Island, ’Pantai’ Pasir Putih Tersembunyi di Borobudur

BNews—BOROBUDUR Pariwisata di Kabupaten Magelang mulai bangkit di tengah pandemi. Beberapa destinasi wisata baru juga bermunculan. Salah satunya adalah wisata alam Ladon Little Island di Kecamatan Borobudur.

Destinasi tersebut sangat unik karena memiliki pasir putih menyerupai pasir pantai. Panorama yang disajikan juga memanjakan mata dengan tebing dan bukit hijau nan asri. Belum lagi suara gemercik air sungai yang mengalir bak menyapa wisatawan.

Ladon Little Island yang terletak di bibir aliran Sungai Progo ini resmi dibuka untuk wisatawan pada hari Minggu, 26 Juli 2020. Tempat ini sangat cocok untuk menikmati liburan bersama keluarga atau refreshing sejenak dari pekerjaan yang padat.

Untuk tiket masuk ke ’surga yang tersembunyi’ ini, pengunjung cukup merogoh kocek Rp2 ribu. Tenang saja, sebelum masuk, wisatawan wajib dites suhu tubuhnya serta cuci tangan untuk memastikan kesehatan pengunjung.

Kepala Desa Candirejo, Singgih Mulyanto menjelaskan, destinasi baru ini terletak di Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur. Ia menuturkan, semula daerah tersebut berupa tumpukan ’ladhu’ alias material dari muntahan Gunung Merapi.

”Material dari Merapi mengendap diantara pertemuan dua sungai besar, yaitu Sungai Progo dan Sungai Belan,” tutur Singgih kepada Borobudur News, Minggu (2/8).

Ia mengatakan, pihaknya baru tiga pekan memaksimalkan tempat tersebut. Sementara, pemerintah desa berkeinginan masyarakat diberdayakan dahulu.

Loading...

”Walaupun disisi lain, desa sudah menyiapkan satu program besar termasuk dalam KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Borobudur,” katanya.

Kawasan Ladon Little Island akan ditambah spot bagi wisatawan. Seperti akan ditambah jogging track hingga wisata air. Untuk beberapa wahana yang sudah bisa dinikmati pengunjung adalah menunggang kuda dan naik kapal serta bermain di sungai.

Pengunjung akan dijaga ketat oleh tim pemuda (Sangkur: Sangen Akur). Apalagi, untuk sementara destinasi ini dikelola warga setempat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Selain wahana bermain, ada juga pasar unik bernama Pasar Klathakan. Dimana para pedagang dengan belasan stan yang berderet menawarkan produk masyarakat sekitar. Sementara, wisatawan dapat membeli atau jajan menggunakan mata uang koin sebagai alat pembayaran.

Sejauh ini sambutan wisatawan lokal hingga luar kota sangat antusias. Bahkan, Koperasi Desa Wisata Candirejo sudah membawa tamu dari pemerhati wisata Kabupaten Pemalang menikmati keindahan alam Sungai Progo.

”Saya berharap, jika tempat-tempat berpotensi yang ada di Desa Candirejo dapat dikembangkan sesuai dengan rencana induk yang sudah ada. Arah dari konsep wisata yang ingin dijalankan adalah wisata edukasi seperti yang selama ini sudah dilakukan,” harap Singgih. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: