Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Hijrah Bareng! Majelis Hijrah Magelang Raya Gelar Program Hapus Tato Gratis di Emha Cafe Borobudur

Hijrah Bareng! Majelis Hijrah Magelang Raya Gelar Program Hapus Tato Gratis di Emha Cafe Borobudur

  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025

BNews—MAGELANG— Program hapus tato gratis yang digelar Majelis Hijrah Magelang Raya bekerja sama dengan Masyarakat Bertato (Masberto) Hijrah, Yayasan Mualaf Center Yogyakarta, Mualaf Center Indonesia Peduli Magelang Raya, dan Akhwat Bergerak Magelang, Jumat (10/10/2025), disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Emha Cafe Borobudur, Kabupaten Magelang, ini menarik perhatian banyak warga yang ingin menghapus tato sebagai bagian dari proses hijrah mereka. Namun, karena keterbatasan alat dan tenaga medis, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta sehingga tidak semua pendaftar dapat mengikuti program tersebut.

Program sosial ini mendapat apresiasi dari pihak kepolisian setempat. Kapolsek Borobudur, AKP Marsodik, yang hadir mewakili Kapolresta Magelang, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini suatu kepedulian Majelis Hijrah Magelang Raya yang menurut saya sangat menginspirasi. Apalagi banyak masyarakat yang ingin menghapus tato terkendala biaya yang mahal,” ujar AKP Marsodik.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi komunitas dan majelis lain di wilayah Magelang Raya.

“Semoga kegiatan ini menjadi contoh dan mampu menumbuhkan rasa empati serta kepedulian di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Taufik, Ketua Majelis Hijrah Magelang Raya, menjelaskan bahwa program hapus tato ini bertujuan untuk menampung masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri. Menurutnya, hijrah tidak hanya soal penampilan, tetapi juga perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Pemilihan Emha Cafe sebagai lokasi kegiatan juga menjadi momentum soft launching kafe tersebut. Ke depan, kafe ini akan difungsikan sebagai pusat kegiatan dakwah dan sosial, termasuk pelaksanaan rutin program hapus tato gratis.

“Cafe di sini, teman-teman yang hijrah, hapus tato gratis ke depannya akan di sini terus, Insya Allah setiap dua bulan atau tiga bulan sekali,” ungkap Taufik.

Ia menambahkan, seluruh keuntungan dari operasional Emha Cafe akan dialokasikan untuk kegiatan sosial dan dakwah, seperti bedah rumah, sedekah sayur gratis, membantu guru mengaji, anak yatim piatu, serta program sosial lainnya.

Proses penghapusan tato dilakukan oleh dua tenaga ahli dari Masberto Hijrah menggunakan alat laser medis. Setiap peserta harus menjalani tahap anestesi selama 30 menit sebelum proses penghapusan tato dimulai.

Salah satu peserta, Sugito, warga Cawangsari Borobudur, mengetahui informasi program ini melalui media sosial dari istrinya. Ia mengaku memiliki tato sejak masih duduk di bangku SMA, namun kini ingin menghapusnya karena kesadaran spiritual.

“Ketika bayi lahir, tubuhnya bersih, saya ingin ketika meninggal tubuh saya juga bersih tanpa tato,” ujarnya haru.

Ia berpesan kepada generasi muda agar berhati-hati dalam bergaul, karena banyak yang bertato berawal dari pengaruh lingkungan.

Kisah serupa datang dari Ryo, seorang perantau asal Padang yang kini tinggal di Borobudur. Ia mengaku sulit mendapatkan pekerjaan karena tato di tangan kanannya.

“Saya sadar harus hapus tato sejak saya susah dapat kerja,” terangnya.

Kegiatan hapus tato gratis ini bukan sekadar menghapus tinta dari kulit, tetapi juga menjadi simbol perubahan dan dukungan bagi mereka yang berkomitmen untuk memulai lembaran hidup baru. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less