Di Jateng, Ada 222 Lelaki yang Jadi Korban Perempuan

BNews—SEMARANG— Kasus kekerasan ternyata tidak hanya dialami oleh perempuan. Namun, juga ada kekerasan yang dilakukan perempuan terhadap laki-laki.

Seperti yang diungkapkan olehDinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah. Selama tahun 2019 ini tercatat ada kekerasan terhadap laki-laki yang dilaporkan sebanyak 222 kasus.

Advertisements


Namun demikian, kekerasan terhadap perempuan lebih banyak. Ada 873 kasus yang dilaporkan ke dinas.


“Apabila dilihat dari kelompok umur untuk kategori anak sejumlah 899 orang dan dewasa 1.101 orang. Kasus pelecehan seksual mencapai 305 kasus dengan korban perempuan dewasa, sedangkan kasus KDRT menempati peringkat tertinggi sebanyak 375 kasus,” ujar Kepala DP3AP2KB Jateng Dra Retno Sudewi Apt MM, kemarin seperti dikutip ayosemarang.

Retno menambahkan, penanganan korban kekerasan yang ada di Jawa Tengah saat ini sudah direspon dengan cepat oleh dinas DP3AP2KB. Namun masih perlu ada standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani kasus dan pendampingan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Empati dan komitmen perlu di tumbuhkan dalam penanganan korban kekerasan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bimbingan teknis dilakukan dinas yang diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari 35 kota dan kabupaten se Jawa Tengah bertujuan untuk menyamakan persepsi dan penyusunan dalam menangani korban-korban kekerasan yang dialami oleh perempuan di Jawa Tengah. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: