Dibuka Rekrutmen 17 Ribu Anggota TNI, Ini Syaratnya

BNews—NASIONAL— Tentara Nasional Indonesia (TNI) Anggkatan Darat membuka kesempatan bagi warga negaranya untuk mengabdikan diri. Tahun ini setidaknya akan dibuka rekrutmen prajurit sebanyak 17.264.

Rekrutmen TNI AD ini meliputi penerimaan untuk Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil. Pendaftaran sudah dimulai dan diharapkan calon peserta bisa segera mendaftarkan diri.

Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasad Brigjen TNI Agus Setiawan mengatakan, dibandingkan tahun lalu, jumlah kuota rekrutmen prajurit TNI AD kali ini memang lebih besar.

“Jadi pada 2020 ini, TNI AD akan merekrut 17.264 pemuda-pemudi terbaik dari seluruh penjuru tanah air,” ujarnya.

Tamtama TNI AD. Untuk masuk jalur Tamtama TNI Angkatan Darat sejumlah syarat yang harus dipenuhi antara lain :

Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI

Serendah-rendahnya berijazah/lulusan SMP/sederajat atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi

Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku

Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama

Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi prajurit TNI AD

Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi

Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif

Jadwal

Daftar Online: Mulai 1 Januari 2020

Gelombang I Zona I

Daftar ulang dan validasi: 24 Februari-Maret 2020

Pengecekan Awal: 9-18 Maret 2020

Parade dan Pengumuman: 19-20 Maret 2020

RIK/Uji Min, Kes, Jas, PSI, MI: 24-30 Maret 2020

Pengumuman: 3 April 2020

Gelombang I Zona II

Daftar ulang dan validasi: 9-20 Maret 2020

Pengecekan Awal: 23 Maret – 1 April 2020

Parade dan Pengumuman: 2/3 April 2020

RIK/Uji Min, Kes, Jas, PSI, MI: 7-13 April 2020

Pengumuman: 17 April 2020

Pembukaan pendidikan Gelombang I: 6 November 2020

Gelombang II Zona I

Daftar ulang dan validasi: 28 September-9 Oktober 2020

Pengecekan Awal: 12-21 Oktober 2020

Parade dan Pengumuman: 22/23 Oktober 2020

RIK/Uji Min, Kes, Jas, PSI, MI: 27 Oktober-2 November 2020

Pengumuman: 6 November 2020

Gelombang II Zona II

Daftar ulang dan validasi: 12-23 Oktober 2020

Pengecekan Awal: 26 Oktober-4 November 2020

Parade dan Pengumuman: 5/6 November 2020

RIK/Uji Min, Kes, Jas, PSI, MI: 10-16 November 2020

Pengumuman: 20 November 2020

Pembukaan pendidikan Gelombang II: 23 November 2020

Informasi selengkapnya bisa dilihat di Rekrutmen Tamtama TNI AD 2020

Baca juga: Viral Aksi Heroik Prajurit TNI Selamatkan Balita Terseret Arus Sungai

Bintara  TNI AD

Persyaratan

Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI

Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:

lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional rata-rata minimal 55;

lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional rata-rata minimal 50;

lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38 untuk wilayah lainnya;

lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018, nilai ujian nasional rata-rata minimal 39 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 37 untuk wilayah lainnya; dan

lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40.5 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38.5 untuk wilayah lainnya.

Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama

Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 28 September 2020

Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku

Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, dan psikologi

Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun dan di mana pun

Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan dari Kecamatan

Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud

Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat

Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama

Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif

Memenuhi persyaratan Rik/Uji sesuai dengan ketentuan. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: