Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kubah Lava Merapi Terus Tumbuh, Wajarkah? Ini Penjelasan BPPTKG

Kubah Lava Merapi Terus Tumbuh, Wajarkah? Ini Penjelasan BPPTKG

  • calendar_month Jum, 31 Des 2021

BNews—JOGJAKARTA— Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut kubah lava Gunung Merapi masih dalam batas kewajaran. Pertumbuhan kubah lava dipastikan pada kondisi normal dan tidak ada pertumbuhan yang signifikan.

Kepala BPPTKG Hanik Humaidamenuturkan, volume kubah barat daya pertanggal 24 Desember 2021 sebesar 1,65 juta meter kubik. Volume tersebut untuk Merapi bukan volume yang sangat besar dan masih dalam batas wajar.

”Pertumbuhan volume kubah lava masih dalam batas kewajaran. Tidak ada yang signifikan,” tutur Hanik, Kamis (30/12).

BPPTKG-PVMBG-Badan Geologi sejauh ini terus melakukan pemantauan secara intensif. Mulai dari pengambilan gambar setiap saat dan menganalisis morfologi dua kubah lava yang baru (kubah barat daya dan kubah tengah) serta lava-lava lama yang ada disekitar kubah-kubah baru tersebut secara terus menerus.

”Selain morfologi, BPPTKG juga menghitung volume kubah,” terangnya.

Ia menjelaskan, hasil analisis kubah lava tersebut secara rutin telah disampaikan BPPTKG ke seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat termasuk dalam laporan aktivitas mingguan. Rekomendasi bahaya, sudah ditetapkan sejak Januari 2021 berdasarkan skenario jika kubah tersebut runtuh.

”Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau siaga,” jelas dia.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal tiga kilometer ke arah Sungai Woro. Jarak jangkau sejauh lima kilometer ke arah Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Jika Merapi mengalami erupsi eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. ”Sampai saat ini, tidak ada perubahan parameter yang signifikan di Merapi. Walaupun demikian, tentunya kita tetap harus meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi Merapi,” imbau Hanik. (hil/ifa)

Sumber: iNews

About The Author

  • Penulis: BNews 3

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less