Diduga Diracun, Perempuan Asal Windusari Tewas

0
230
MIRIS : Seorang perempuan di Windusari menjadi korban diracun oleh kekasih gelapnya (12/7)--(Foto--Istimewa)
MIRIS : Seorang perempuan di Windusari menjadi korban diracun oleh kekasih gelapnya (12/7)--(Foto--Istimewa)

BNews—WINDUSARI—Karena keracunan, perempuan ini meninggal dunia dirumahnya (12/7). Korban atas nama Mutowiyah, 42 warga Dusun Sampang Desa Gondangrejo Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang mengalami kejang-kejang setelah menenggak sebuah minuman yang diberikan oleh orang dekatnya.

 

Kapolsek Windusari AKP Moh. Adi menerangkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga terkait kasus keracunan ini. “Petugas Polsek Windusari Polres Magelang mendatangi TKP untuk melakukan oah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi,” katanya.

 

Dari keterangan beberapa saksi yang di peroleh petugas Polsek Windusari, dijelaskan bahwa salah satu saksi yakni Aminah diberi tahu korban bahwa sebelumnya sekitar pukul 17.00 wib korban diberi minuman berupa obat dalam gelas oleh Yono yang merupakan orang dekat korban.

 

“Saksi ini sempat melihat dan mencium bau obat dalam gelas yang diminum perempuan tersebut, dengan warna kuning dan baunya menyengat,” imbuhnya.

 

Saksi tersebut juga menyampaikan bahawa tidak berselang lama korban mengalami pusing, mual-mual, jatuh dan mengalami kejang-kejang, kemudian saksi tersebut mengundang tetangganga untuk meminta tolong.

 

“Kemudian tetangga datang dan berteriak-teriak melihat korban kejang-kejang dengan mengeluarkan cairkan busa dari mulutnya, saksi lain datang untuk membantu mengangkat korban untuk dibawa ke tempat tidurnya, namun tidak berselang lama korban meninggal dunia,” papar Kapolsek Windusari.

 

Petugas langsung melakukan olah TKP dengan mengamankan beberapa barang bukti berupa satu buah plastik warna putih yang didalamnya terdapat sisa-sisa diduga racun, satu gelas bekas yg digunakan oleh korban untuk meminum obat yang diduga racun, Test pack  (+) dan Cairan yang keluar dari mulut korban. “Tim Inafis Polres Magelang sudah melakukan identifikasi dan membawa korban ke RS Sarjito untuk dilakukan otopsi,” jelasnya.

 

Setelah dilakukan penyelidikan Tim Buser Res Magelang dan Unit Reskrim Windusari menemukan  petunjuk kepada terduga pelaku yakni atas nama Saryono, 44 yang merupakan satu kampong dengan korban.

 

“Pelaku langsung diamankan ke Mako Polsek Windusari untuk dimintai keterangan, dan dari keterangan serta hasil pemeriksaan pelaku mengakui semua perbuatannya,” ujar AKP Moh.Adi.

 

Diakui oleh pelaku bahwa minuman tersebut telah dicampur dengan cairan obat serangga merk Sidacron dicampur insektisida merk Topdor. “Pelaku mengaku perbuatannya ini dengan tujuan untuk menggugurkan kandungan karena diakui pelaku dengan korban ada hubungan dekat sampai melakukan hubungan badan yg mengakibatkan korban hamil,  Karena pelaku sdh berkeluarga untuk menutup aib pelaku memberikan racun tersebut kepada korban yg mengakibatkan korban meninggal dunia,” tandasnya.

 

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 338 dan 347 KUHP. Dengan ancaman karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here