Dilaporkan Hilang, Lima Nelayan Di Rembang Ternyata Terombang-ambing Di Tengah Laut
- calendar_month Kam, 26 Agu 2021

Proses pencarian lima nelayan yang dilaporkan hilang
BNews–JATENG-– Dilaporkan hilang saat melaut (24/8), 5 nelayan asal Desa Sarangmeduro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang berhasil menepi (25/8/2021). Mereka ternyata terombang ambing di perairan Bonang Kecamatan Lasem karena mati mesin.
Lima nelayan tersebut menepi di pelabuhan Bonang dalam keadaan selamat sekitar pukul 16.30 wib (25/08/21).
Mereka adalah M Tamsir (56), Rofiq (50), Riswan Hadi (47) Mukti (46) dan Jumari (45). Semuanya warga Sarangmeduro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian pada Selasa (24/08/21) tersebut. Bermula sekitar pukul 03.00 WIB dini hari ke 5 nelayan berangkat mencari ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bonang Kecamatan Lasem menuju perairan Bonang.
“Biasanya nelayan tersebut pada siang hari sudah pulang kerumah namun sampai saat ini belum pulang. Diduga perahu mengalami troble engine dan terombang – ambing di laut,” ungkapnya
Informasi kejadian hilangnya perahu tersebut dilaporkan pihak keluarga kepada Pos SAR Jepara untuk mencari keberadaan kapal dan 5 Person On Boat (POB).
Dengan informasi tersebut Kepala Kantor SAR Semarang memperintahkan Koordinator pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air
Operasi pencarian dan pertolongan tim SAR gabungan dengan metode penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari TPI Bonang ke arah perairan Bonang
Setelah upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, tim mendapatkan info bahwa perahu tersebut telah sandar di pelabuhan TPI Bonang.
“Informasinya perahu tersebut memang mengalami troble pada gardan sehingga perahu tidak bisa jalan dan akhirnya terombang ambing sekitar 20 Nautil Mil Utara pantai Lasem” imbuh Heru
Tuas gardan tersebut bisa diperbaiki oleh awak kapal dan perahu tersebut hidup bisa jalan kembali menuju TPI Bonang dengan selamat.
“Setelah kami konfirmasi dan benar bahwa 5 nelayan tersebut telah selamat sampai pelabuhan maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatunnya masing- masing,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani



Saat ini belum ada komentar