Din Syamsuddin dan Amien Rais Hadir di SKBM Magelang

BNews—MUNTILAN—Tahun baru Islam perlu dijadikan momentum melakukan instrospeksi dan evaluasi. Utamanya terhadap perjalanan hidup yang telah dijalani untuk kemudian melakukan perbaikan pada masa mendatang.

 

Bukan hanya dipahami dalam konteks sejarah Islam semata yakni hijrah Nabi Muhammad dari Kota Mekkah ke Madinah. Akan tetapi konteks mentalitas manusia dalam menjalani kehidupan.

 

”Makna dari hijrah mental dapat diartikan sebagai proses melakukan perubahan menuju kebaikan seperti dalam kepribadian, perilaku hidup maupun wawasan kehidupan,” ceramah Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Din Syamsuddin dihadapan 10ribu jamaah.

 

Dalam acara silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) itu, Din berpesan dengan segala potensi yang dimiliki, maka umat Islam perlu menjadi kekuatan dalam proses perubahan. Artinya, umat Islam berupaya mewujudkan bangsa yang berdaulat dalam arti terwujudnya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

 

”Ketika proses hijrah secara mental mampu dilakukan maka kehidupan umat dan bangsa dalam berbagai bidang bisa menjadi lebih baik,” kata Din di lapangan Desa Tamanagung, Muntilan, Kabupaten Magelang pada 1 Muharam 1440 Hijriah.

 

Penasihat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Amien Rais yang juga memberikan ceramah pada kegiatan tersebut menyampaikan beberapa catatan. Antara lain pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara belum mampu diterapkan dan dipraktekkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

”Khususnya yang terkait dengan persoalan ekonomi,” jelas Amien.

 

Mantan ketua MPR ini menerangkan, masih banyak aset dan kekayaan bangsa ini yang hanya dinikmati oleh sekelompok orang saja. Aset dan kekayaan bangsa seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat.

 

“Seluruh komponen bangsa perlu bersatu sehingga amanat yang ada dalam konstitusi dapat benar-benar diwujudkan” paparnya.

 

Dalam SKBM tersebut hadir pula, Bupati Magelang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Endra Endah Wacana, Ketua PD Muhammadiyah Jumari, Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Eko Muh Widodo dan Ahmad Mumtaz Rais. (han)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: