Dituduh Rusak Tanaman Hias, Balita 4 Tahun Dianiaya Emak-emak Hingga Trauma

BNews—NASIONAL— Seorang ibu, Annisa, 32, melaporkan tetangganya, Rohana, ke polisi karena menganiaya anaknya, AS, yang masih berusia empat tahun. Gara-garanya, si balita dituduh telah merusak tanaman hias milik Rohana.

”Saya tidak terima atas perbuatan pelaku yang telah memukul dan menampar anak saya. Pelaku memang di lingkungan kampung terbilang sombong,” kata Annisa, kamis (17/12).

Saat kejadian, sang buah hati  anaknya AS berumur sekitar 4 tahun ini sedang bermain dipekarangan rumah pelaku. Kemudian, AS diduga merusak tanaman hias milik tetangganya.

”Pelaku tidak terima dan marah. Langsung mendatangi anak saya kemudian memukul dan menampar wajah serta kepala anak saya. Anak saya sudah lari sampai kerumah, masih di kejar oleh pelaku sampai ke rumah,” jelas warga Kalidoni, Palembang.

Anissa mengatakan, setelah aksi penganiayaan ini, korban mengalami shock dan trauma. Sang anak hingga saat ini sangat ketakutan dan menjadi pendiam.

”Saya laporkan bukan karena aniaya juga tetapi lihat anak saya menjadi stres dan ketakutan. Saya melapor supaya pelaku bisa bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujarnya.

Korban sendiri di ketahui mengalami memar di bagian pipi nya dan di dekat kening atas kepala memar terasa sakit.

Diketahui sebelumnya, seorang wanita yang mengenakan daster berwarna merah mengejar seorang bocah. Saat tertangkap, ia langsung melakukan penganiayaan.

Saat melakukan pemukulan dan penamparan, si balita nampak tak berdaya. AS yang lolos dari sergapan tetangganya kemudian lari pulang ke rumah. Sementara sang wanita berupaya mengejar si bocah tersebut.

Aksi penganiayaan yang sempat terekam CCTV ini viral setelah diunggah akun Instagram @fakta.indo. Tidak sedikit warga internet (warganet) yang merasa simpatik dan mengutuk sang wanita tersebut.

”Walaupun anaknya salah, jangan sampai main fisik, Bu,” pesan bllysptra.14.

”Segera ditangkap itu orang. Tanaman bisa diganti  tapi kejiwaan/ psikologi anak sulit sembuh dari trauma,” kecam @pemisinaga.

Hingga berita ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 334 ribu kali dengan 1.300 komentar. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: