Dua Anggota Geng Motor Terpaksa “Didor” Kakinya Oleh Petugas Polres Magelang

BNews-MUNGKID— Tim Resmob Polres Magelang mengamankan empat pelaku penganiayaan terhadap dua remaja di Muntilan, kemarin (7/6/2020). Mereka diamankan dirumah masing-masing.

Dua dari empat pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi. Pasalnya, mereka sempat menghalang halangi petugas.

“Di rumah terduga masing-masing pelaku kita amankan empat orang. Dan setelah diintrograsi mereka mengakui perbuatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko kepada borobudurnews.com.

Saat proses penangkan itu, kata dia, dua pelaku mencoba melawan petugas. Sehingga dilakukan tindakan tegas. “Pelaku inisial IM alias kenthung dan satu lagi rekannya ditembak bagian kakinya karena melawan petugas,” ujarnya.

Keempat pelaku yang diamankan adalah IM, 29, warga Losari Kecamtan Pakis Magelang. AMD, 24, FJR, 24, dan YNR, 27, ketiga orang ini warga Rejowinangun Selatan Magelang Selatan Kota Magelang.

DPD PKS Magelang Ramadhan

“Dua orang atas nama Im dan Ag alias Tumis kita tetapkan menjadi DPO,” ungkap kasat.

Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti dari para pelaku. Diantaranya satu buah pisau jenis sangkur, satu buah pedang, satu buah Pralon isi cor beton, satu buah balok kayu.

DOWNLAOD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Selain itu, kendaraan yang dipakai para pelaku. Yaitu, bermotor Yamaha Jupiter Z warna hitam nopol: D-3595-IJ dan Yamaha Mio M3 warna hitam nopol: AA-6443-HG, serta satu buah helm warna hitam.

Sebelumnya diberitakan, dua remaja asal Mutihan Kecamatan Muntilan dihajar hingga berdarah darah. Satu kena pukul benda tumpul satu ditusuk.

Kejadian bermula ketika dua korban RFM, 24 dan AR, 19 bersama 5 orang rekannya menggunakan sepeda motor melaju dari arah Terminal menuju Bambu runcing. “Dari keterangan saksi sekaligus rekan korban mereka ke Bambu Runcing hendak mencari makan,” kata Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto.

Korban dan rekannya ini melaju dan melewati sekumpulan pemuda kurang lebih 10 sepeda motor yang berhenti di pinggir jalan. Sebagian mereka adalah pelaku.

Saat itu diduga terjadi aksi saling ejek antar kedua kelompok itu. Hingga akhirnya terjadi penganiayaan.

Akibat kejadian tersebut korban AR mengalami luka pada kepala bagian atas. Sedangkan korban RFM mengalami luka robek pada kepala sebelah kanan. (bsn/wan)

2 Comments
  1. […] pengelola hotel memilih tanaman berusia rendah, agar dapat dipanen dan hasilnya bisa segera dijual. Dengan menggunakan […]

  2. Iwan Nugras says

    Yak bagus didorr aja

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: