Dua Penjual Togel Hongkong di Kota Magelang Dibekuk Polisi

BNews—MAGELANG—Dua pelaku tindak pidana perjudian diamankan oleh Sat Reskrim Polsek Magelang Utara pada 19 Juni 2020 lalu. Keduanya menjual judi jenis Hongkong di Kelurahan Kramat Utara Kecamatan Magelang Utara.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ari Setyawan menuturkan penangkapan kedua pelaku berawal dari adanya laporan pada Jumat (19/6/2020). Bahwa ada seseorang yang menjual judi jenis Hongkong dimulai pada pukul 19.00-21.30 WIB di pos kampling didaerah Kelurahan Kramat Utara.

”Sekitar pukul 20.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Magelang Utara bersama anggota menyelidiki pos kampling tersebut dan memang benar ada penjual judi ditempat itu bahkan ditemukan juga kertas rekapan pemesanan judi, bolpoint dan uang tunai,” kata Nugroho saat ungkap kasus di Mapolres Magelang Kota, kemarin (06/07/2020).

Lanjutnya, penjual yang diketahui berinisial BD alias Mono, 45, warga Desa Jambewangi Kecamatan Secang Kabupaten Magelang tersebut mengaku memiliki Bandar. Yakni yang bernama Gotrek, 48, beralamat Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara.

Petugas pun langsung mendatangi alamat Bandar tersebut. ”Gotrek yang saat itu ada dikediamannya, tidak berkutik ketika didatangi petugas. Ia pun mengakui bahwa dirinya adalah bandar judi jenis Hongkong dan di dalam handphone nya terdapat bukti pemesanan,” imbuh Nugroho.

Dari kedua pelaku, petugas berhasi mengamankan selembar kertas yang bertulisan pemesanan judi, satu bolpoint, uang tunai hasil penjualan judi sebanyak Rp. 135 Ribu. Dua buah hanphone yang ada bukti pemesanan judi dan satu tas pinggang berwarna cokelat yang berisi uang Rp 14 ribu.

”Kedua pelaku beserta barang bukti langsung di bawa ke Polsek Magelang Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Nugroho.

Ia mengatakan, pelaku BD mengaku setiap penjualan judi tersebut akan mendapat komisi sepuluh persen dari omzet penjualan dan yang memberikan adalah sang bandar. Lanjut Nugroho, kedua pelaku tersebut melanggar Pasal 303 KUHP dan terancam hukuman penjara paling lama sepuluh tahun. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: