Duh! Mahasiswa Semester Tua Kampus Jogja Tanam Ganja di Pekarangan Kos

BNews—JOGJAKARTA— Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DI Jogjakarta mengamankan mahasiswa berinisial YES karena menyimpan ganja. Pemuda berusia 22 tahun ini ditangkap di kosnya kawasan Maguwoharjo, Sleman.

Saat dilakukan penangkapan, petugas dikejutkan dengan kondisi halaman kos yang disulap menjadi ladang ganja. Diduga, ia sengaja menebar biji ganja hingga tumbuh bibit untuk dikonsumsi sendiri atau dijual.

Kepala BNNP DIJ, Brigjen Nanang Hadiyanto mengatakan, YES ditangkap pada 1 Maret lalu di kost kawasan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman. Penangkapan tersebut menurut Nanang merupakan upaya menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran ganja di kawasan tersebut.

”Kami juga berhasil menyita barang bukti ganja seberat 105 gram. Dari pengakuan dia (YES) beli itu (ganja) melalui jasa pengiriman ekspedisi dari Medan dan dia sudah tiga kali beli,” ungkapnya, Rabu (17/03).

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah YES merupakan pemakai atau pengedar. Nanang menyebut, timnya mendapati adanya biji-biji ganja yang disebar di pekarangan kostnya.

”Kami juga dapati dia ini menyebar biji ganja di halaman, karena kos dia ini memang tidak terpantau. Kemungkinan dia mengedarkannya masih sebatas dari teman ke teman saja,” terangnya.

”Tapi untungnya belum tumbuh itu (biji ganja), kalau dari keterangan memang sengaja dibuang biar tumbuh katanya. Apalagi dia pemakai dan mau cari untung kalau bijinya tumbuh dan dijual lagi,” sambung dia.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

YES kini diamankan BNNP DIJ dan disangkakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 111 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman lima hingga dua belas tahun pun menanti mahasiswa tingkat akhir tersebut.

Sementara, YES dihadapan wartawan mengaku sudah tiga kali memesan ganja dari Medan untuk dikonsumsi. Terkait biji ganja yang dia sebar di pekarangan ia mengaku hal tersebut dilakukan karena iseng semata.

’Saya mahasiswa semester akhir dan baru tiga kali beli via daring. Beli sepaket Rp950 ribu, jadi ganjanya Rp 900 ribu dan ongkirnya Rp 50 ribu. Kalau masalah yang menyebar biji itu iseng saja sebenarnya, siapa tahu bisa tumbuh, gitu,” aku YES. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: