Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Warga Kecil Terbantu! Gerakan Pangan Murah Jateng Sudah Digelar 794 Kali

Warga Kecil Terbantu! Gerakan Pangan Murah Jateng Sudah Digelar 794 Kali

  • calendar_month 15 menit yang lalu

BNews-JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM); guna menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, program tersebut telah digelar sebanyak 794 kali di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Manfaat program itu dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya saat pelaksanaan GPM di halaman Kantor Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Warga tampak antusias memadati gerai-gerai penjualan bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Salah seorang warga Desa Gumiwang, Parmiati, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Ini beli beras, tepung mocaf, minyak goreng, gula, dan telur. Harganya termasuk murah daripada di pasaran. Sangat membantu warga kecil seperti saya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Parmiati yang merupakan ibu rumah tangga mengatakan penghasilan suaminya sebagai pekerja gudang jagung tidak menentu karena menggunakan sistem borongan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ia mengaku bersyukur dapat membeli telur dengan harga Rp23 ribu per kilogram serta kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau.

“Pendapatan suami tidak tentu karena sistemnya borongan, kalau ramai ya lumayan, kalau sepi tidak tentu. Biasanya saya belanja ke pasar, ini harganya beda. Jadi membantu sekali,” ujarnya sambil menunjukkan barang belanjaannya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan program intervensi pemerintah terhadap bahan pokok penting guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan sekaligus mengendalikan inflasi di Jawa Tengah.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau karena adanya subsidi pada sejumlah komoditas pangan.

“Dengan adanya GPM ini, harapannya dapat memenuhi keterjangkauan masyarakat, karena ada subsidi atas penjualan bahan pokok tersebut, di antaranya beras, bawang merah, bawang putih, dan sebagainya,” katanya.

Dalam pelaksanaan GPM di Desa Gumiwang, total komoditas yang dijual mencapai nilai sekitar Rp121 juta.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Komoditas tersebut meliputi beras sebanyak 5 ton, minyak goreng 1.000 liter, telur 500 kilogram, gula pasir 200 kilogram, bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, serta cabai rawit merah dan cabai merah keriting masing-masing 50 kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan sejak Januari hingga Mei 2026, Gerakan Pangan Murah telah digelar sebanyak 794 kali dengan total omzet mencapai Rp15,1 miliar.

“Ini untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat, supaya dapat mengakses pangan yang lebih murah,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyebut program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah akan terus dilakukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan bantuan pangan melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Bantuan yang disalurkan di Desa Gumiwang meliputi 2 ton beras dan 400 kilogram beras sorgum untuk 200 keluarga.

Selain itu, juga disalurkan Beras Fortivit sebanyak 200 kilogram untuk 100 orang tua yang memiliki balita rawan stunting. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less