Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, IKASUKA Magelang Raya Gelar Vaksin

BNews—MAGELANG— Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Magelang Raya yang bekerjasama dengan Polres Magelang dan Pemda Kabupaten Magelang menyelenggarakan vaksinasi Covid-19.

Kegiatan vaksinasi dosis pertama ini dilaksanakan di pendopo Lapangan drh. Soepardi, Mungkid, Magelang, Senin (2/8/2021). Dengan sasaran penerima vaksin sekitar 260 orang.

Ketua IKASUKA Magelang Raya Atok Rahman Hakim mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk ihtiyar solidaritas dari alumni IKASUKA se Magelang Raya. Yang mana bekerjasama dengan Polres Magelang dan Pemda Kabupaten Magelang untuk bersama-sama memberikan benteng kesehatan dengan vaksinasi kepada masyarakat.

“Adapun sasaranya adalah para alumni UIN Sunan Kalijaga dan keluarga, tokoh agama, Mahasiswa Magelang yang kulaih di Jogjakarta, dan masyarakat umum,” katanya di sela-sela kegiatanya.

Selain vaksinasi, lanjut dia, juga dilaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada peserta tentang pentingnya vaksinasi. Agar tidak mudah tertular virus corona, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kita juga sosialisasikan tentang manfaat vaksinasi kepada peserta. Karena kita ketahui bersama ada sebagian warga yang belum paham dan menolak ketika terdaftar sebagai peserta vaksin,” imbuh Atok.

Pembina IKASUKA Magelang Raya Chabibullah menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pendampingan pasca vaksin dosis 1 terhadap peserta hingga vaksin ke-2 mendatang. Dengan membuat grup peserta yang didalamnya melibatkan dua orang dokter dari Polres Magelang.

“Kita buka konsultasi melalui grup yang kita buat, mulai dari pendaftaran, pada saat pelaksanaan vaksin, hingga pasca vaksin pertama dan kedua mendatang. Dimana didalam grup tersebut kita libatkan dua orang dokter dari Polres Magelang,” ujarnya.

Dia pun berharap, seluruh elemen dan komunitas masyarakat Magelang agar bisa bekerja sama dengan pihak terkait untuk membantu mempercepat pelaksanaan program vaksinasi. Mengingat animo masyarakat terhadap program vaksinasi ini sangat besar dan belum bisa tertangani secara keseluruhan oleh pemerintah.(mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: