Ganjar Minta Rumah Sakit Jateng Batasi Kunjungan Besuk

BNews—SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh rumah sakit di Jawa Tengah mulai melakukan pembatasan kunjungan pembesuk. Hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir kekhawatiran penularan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

”Rumah sakit menjadi salah satu tempat kerumunan yang patut diwaspadai. Itu berisiko. Maka, saya meminta kepada seluruh rumah sakit untuk membatasi kunjungan pasien,” tutur Ganjar usai menjalani tes kesehatan di RSUD Tugurejo, Senin (16/3).

Ganjar meninta masyarakat tidak mengunjungi rumah sakit apabila tidak diperlukan. Apabila ada saudara, kerabat atau tetangga yang dirawat, ia meminta kunjungan pasien ada baiknya dibatasi.

”Kalau mau menengok, lebih baik dibatasi. Mungkin perwakilan saja, satu atau dua orang yang menengok. Tidak harus semuanya,” kata dia.

Ia meminta mempercayakan semua penanganan serta perawatan pasien kepada rumah sakit dan perawat. Dirinya juga mewajibkan pengelola rumah sakit menyeleksi pembesuk.

”Saya minta ini ditaati. Jangan sampai ada yang tidak taat,”tegasnya.

Keputusan Pemprov Jateng yang meliburkan semua sekolah juga harus ditaati. Kepala sekolah, dinas pendidikan baik provinsi maupun kabupaten dan kota diminta melakukan pengecekan terhadap keputusan itu.

Loading...

”Tolong dicek dan dipastikan itu dijalankan agar kita bisa serentak bersama-sama. Ini serius, agar kita bisa cepat menyelesaikan persoalan yang ada ini,” pungkas Ganjar.

Sebagaimana diketahui, jumlah pasien yang positif terjangkit Korona di Jawa Tengah bertambah menjadi dua orang. Satu dirawat di RSUP Kariadi Semarang dan RSUD Tidar Magelang. (lhr/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: