Ganti Rugi Proyek MAJT Magelang, Penyewa Ruko Pasrah

BNews–MAGELANG– Pembayaran ganti rugi pembangunan proyek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) bagi warga Sawitan Mungkid Magelang sudah dilaksanakan. Namun hal tersebut tidak lantas membuat semua pihak puas.

Hal ini khususnya bagi penyewa ruko yang terkena gusur dampak dari proyek tersebut. Lokasinya di pinggir jalan samping Masjid An-Nur.

“Saya menyewa ruko disebelah selatan Masjid Annur yang menjadi lokasi proyek MAJT. Dimana saya sewa delapan tahun, dan kurang dua tahun berjalan. Namun ikut terdampak proyek tersebut, yang ternyata ganti rugi hanya diberikan kepada pemilik ruko. Bukan pada penyewa ruko,” ucap Tri Yudo Purwoko, pengusaha souvernir dan kaos yang membuka usaha di salah satu ruko terdampak proyek MAJT.

Purwoko mengaku, malah mendapat uang ganti rugi sebesar Rp 25 juta dari pemilik ruko, Rochim. Namun hal tersebut dirasa kurang tepat, dikarenakan uang tersebut adalah hak dari pemilik ruko.

“Saya sebagai penyewa juga terdampak, tapi kok malah mendapat ganti rugi dari pemilik ruko, bukan dari pemerintah langsung. Uang dari Pak Rochim masih saya diamkan tidak saya buka masih di amplop. Saya tidak nyalahkan Pak Rochim karena beliau juga terdampak,” ungkap Purwoko.

Purwoko menerangkan, dirinya berinvestasi cukup besar pada bisnisnya, hingga 200an juta Rupiah untuk membeli mesin bordir, cutting dan konveksi kaos souvernirnya. Termasuk menyewa ruko tiga lantai tersebut juga menelan biaya renovasi bangunan yang tidak sedikit.

“Saya dulu pernah diajak Pak Rochim, dalam acara sosialisasi proyek tersebut bersama warga terdampak dan forkompincam Mungkid namun pertanyaan saya atas ganti rugi penyewa ruko belum dijawab, termasuk saya juga pernah diajak ke DPU Kabupaten Magelang namun juga belum mendapat jawaban.

Kedepan saya mau pasrah jika digusur, alat saya biarkan begitu saja karena saya bingung mau pindah kemana. Ditambah karyawan saya pada mengundurkan diri begitu mengetahui proyek ini, dampaknya mesin produksi saya rusak karena tidak ada kegiatan operasional,” papar Purwoko. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: