Gebyar UMKM dan Seni Budaya Tahun 2023 Digelar di Lembah Semawang Bandongan Magelang
- calendar_month Jum, 21 Jul 2023

Pemerhati UMKM, Benny Heru Cahyono saat meninjau salah satu stand UMKM dalam pembukaan acara Gebyar UMKM dan Seni Budaya se Eks Karesidenan Kedu Tahun 2023 digelar di Lembah Semawang, Desa Bandongan, Kabupaten Magelang, Jumat (21/7/2023).
BNews—MAGELANG— Kegiatan Gebyar UMKM dan Seni Budaya se Eks Karesidenan Kedu Tahun 2023 digelar di Lembah Semawang, Desa Bandongan, Kabupaten Magelang selama tiga hari, Jumat-Minggu (21-23/7/2023).
Diketahui, pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari Dispermades, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jateng; Forkopimcam Bandongan; Kepada Desa Bandongan, Trasan, Sidorejo dan Gandusari; serta Pemerhati UMKM.
Ketua panitia acara, Sularno Hasan mengungkap bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan UMKM yang berasal dari wilayah se eks Karesidenan Kedu. Selain itu juga bakal ada beberapa pementasan seni budaya yang berasal dari Magelang.
UMKM yang terlibat dalam kegiatan Gebyar UMKM dan Seni Budaya sekitar 36 UMKM. Yang mana berasal dari Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kota Magelang dan sebagian besar dari Kabupaten Magelang.
”Hari Ini (Jumat) ada pembukaan dan penampilan Tari Soreng Warga Setuju. Siangnya, ada pementasan Jatilan Turonggo Satrio dan malam hari bakal ada live musik akustik,” katanya, di sela-sela acara tersebut, Jumat (21/7/2023).
Kemudian hari Sabtu, (22/7/2023) ada lomba mewarnai dan dilanjutkan penampilan Jatilan Tameng Budoyo Mudho. ”Malamnya bakal ada live musik akustik dan penerbangan lampion yang dikomandoi oleh mahasiswa KKN,” ujar Hasan.
Untuk hari Minggu, (23/7/2023), lanjut Hasan, dimulai dengan jalan santai sejauh 1,8 kilometer. Kemudian pementasan Warok Waradhana dan dilanjutkan dari Sanggar Seni Wono Seni.
”Peserta jalan santai hingga hari ini sudah terkonfirmasi sekitar 3.700 orang. Rutenya dari Lembah Semawang menuju Pasar Kebon Watu Gede, lanjut SMAN 1 Bandongan dan kembali ke titik pemberangkatan,” imbuh dia.
Kepala Desa Bandongan, Sujono menyambut baik dengan terselenggaranya Kegiatan Gebyar UMKM dan Seni Budaya se Eks Karesidenan Kedu Tahun 2023 tersebut.
”Harapannya, bisa mengembangkan potensi UMKM khususnya yang ada di wilayah Desa Bandongan dan meningkatkan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19,” ujarnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Sementara itu, Pemerhati UMKM, Benny Heru Cahyono mendorong agar pelaku UMKM memanfaatkan digital untuk perkembangan usaha. “Banyak sektor sudah beralih ke digital. UMKM juga perlu beralih ke digital,” ucap Benny.
Dia mengatakan, UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61, 07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.
“Banyak contoh-contoh UMKM yang kemudian sukses ketika go digital, mereka memanfaatkan marketplace untuk berjualan, dan media sosial sebagai promosi. Sebab itu digitalisasi UMKM penting dilakukan agar usaha tak tertinggal dan dapat beradaptasi,” katanya.
Benny berharap dengan adanya platform digital dalam inklusi keuangan, akan bisa ambil bagian untuk membantu edukasi transaksi digital. Serta menjadi wadah integrasi ekosistem bisnis antara, produsen distributor dan konsumen.
Bahkan diharapkan juga dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan modal dengan adanya kolaborasi bersama bank atau fintech lainnya.
“Peran pelaku industri digital sangat penting untuk memberi pendampingan secara terstruktur dan berkala. Sampai sasaran edukasi bisa memahami cara kerja fitur di dalam platform untuk membantu usaha mereka berkembang,” ucap Benny yang juga pernah bekerja sebagai tenaga ahli di DPR ini. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar