Gegara Sakit Hati, Janda Cantik di Sleman Gelapkan Uang Rp8,9 Miliar

BNews—JOGJAKARTA— Merasa sakit hati lantaran tak disetujui saat mengajukan pinjaman utang, YN, 40,nekat menggelapkan uang di perusahaan tempatnya bekerja. Tak tanggung-tanggung, janda dua anak tersebut menggelapkan uang sebesar Rp8,9 miliar.

Kasat Reskrim Polres Sleman Ajun Komisaris Polisi Deni Irwansyah mengatakan, YN merupakan warga Pakualaman Jogjakarta. Ia menjelaskan, terbongkarnya kasus ini berawal dari adanya audit internal dari perusahaan tekstil tempat tersangka bekerja di Sleman.

Dari audit yang dilakukan sejak 2018 sampai 2019, terjadi selisih pencairan cek senilai Rp8.965.357.790. Di perusahaan tersebut, tersangka merupakan kepala bagian keuangan yang bertugas mengurus pemasukan dan pengeluaran keuangan kantor.

”Tersangka melakukan perbuatannya dengan cara mencairkan cek perusahaan, tetapi tidak menyetorkan seluruh hasil pencairan cek ke perusahaan. Melainkan ada yang disisihkan untuk kepentingan pribadinya, bahkan ada yang disetor tunai ke rekening milik almarhum suaminya,” jelas Deni.

Uang hasil kejahatan, digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi, seperti membeli perabotan rumah dan barang-barang untuk tempat usaha cuci mobil. Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti sebanyak 31 item, antara lain rekening koran, surat perjanjian kerja waktu dan mobil yang diduga dibeli dari hasil kejahatan.

DPD PKS Magelang Ramadhan

YN mengaku, jika dirinya terpaksa menggelapkan uang perusahaan karena sakit hati. Apalagi, saat ia mengajukan pinjaman uang tidak diperbolehkan oleh perusahaan.

”Sementara selisih beberapa hari kemudian, ada karyawan lain yang pinjam utang dan di ACC,” ungkap tersangka yang sudah bekerja di perusahaan tersebut selama empat tahun. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: