Geger Aplikasi Si Jaka Desa, Ini Kata Pemkab Magelang

BNews–MUNGKID-– Polemik terkait pengadaan Aplikasi Sistem Informasi Jaga Dan Kawal Dana (Si Jaka) Desa, Pemkab Magelang angkat bicara, kemarin (18/8/2020). Dimana aplikasi tersebut dibatalkan, dengan surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) ditujukan kepada Camat di Kabupaten Magelang.

Sekda Magelang, Adi Waryanto membenarkan terkait pengadaan aplikasi tersebut. Hal itu dilakukan setelah pihaknya mendapat masukan dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Korwil VII.

” Kemarin tim dari KPK hadir disini dalam rangka monitoring. Dimana dalam hal itu juga menyangkut terkait dengan dana desa. Setelah itu pada Minggu 16/08 Korwil VII KPK menghubungi saya dan Pak Bupati secara terpisah melalui sambungan telpon. Dalam hal tersebut menanyakan aplikasi ini,” katanya kepada awak media kemarin di ruang cemerlang (18/8/2020).

Adi juga menyampaikan, bahwa Bupati Magelang meminta saran kepada pihak KPK Korwil VII terkait menyikapi aplikasi tersebut. Serta tindakan dan langkah apa yang harus ditempuh.

“Hasilnya ya itu, keluarnya surat pembatalan kegiatan aplikasi SI Jaka tersebut. Dengan pertimbangan kedepan tidak ditemukan permasalahan hukum,” imbuhnya.

Dia juga mengaku bahwa pihaknya belum begitu tahu pasti apakah pengadaan aplikasi tersebut ditemukan pelanggaran hukum atau tidak.

” Sudah muncul permasalahan hukum atau belum, kami kurang mengetahui. Itu yang tahu adalah aparat penegak hukum. Namun kami disarankan untuk membatalkan hal tersebut daripada nanti timbul permasalahan hukum,” ungkapnya.

Loading...

Terkait setoran dana dari pihak Desa kepada pihak ketiga atau vendor pengadaan aplikasi tersebut, Adi menyampaikan akan membantu dalam memfasilitasinya.

“Nanti melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra akan mencoba memfasilitasi dan mengkomunikasikan dengan pihak ketiga atau vendor. Dengan pembahasan pengembalian dana yang sudah disetor, yang memungkinkan bisa dikembalikan. Dan pengembalian itu bisa dilakukan,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: