Seorang Kepala Sekolah Di Magelang Ditemukan Meninggal Di Dalam Rumah Sendirian

BNews–MAGELANG– Warga Desa Borobudur Kabupaten Magelang digegerkan dengan penemuan mayat di dalam rumah pada Kamis sore kemarin (18/2/2021). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi terduduk di sebuah kursi ruang tamu.

Kapolsek Borobudur, AKP Sigit Asnawi membenarkan penemuan mayat di dalam rumah tersebut.  “Benar mas, penemuan mayat di sebuah rumah di Dusun Maitan Desa Borobudur Kabupaten Magelang,” katanya saat dikonfirmasi borobudurnews.com.

Ia mengungkapkan, identitas mayat tersebut adalah Tri Ahmad Ansori, 40, seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri di wilayah Kajoran Kabupaten Magelang. “Penemuan mayat terjadi pada Kamis sore (18/2/2021) sekitar pukul 16.00 wib oleh tetangga yang hendak bertamu,” imbuhnya.

Dijelaskan untuk kronologi penemuan, bermula korban kedatangan tamu seorang warga atas nama Kabib namun tidak ada respon. Karena penasaran, Kabib mengajak saksi 2 yakni Zaenal Arifin untuk mengecek ke dalam rumah.

“Kedua saksi tersebut menengok ke dalam rumah melalui ventilasi jendela di sisi barat rumah korban. Dan terlihat korban dalam posisi terduduk di kursi ruang tengah tanpa baju dan hanya mengenakan celana hitam, Kondisi mulut terbuka,” paparnya.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat. Dan sekitar pukul 20.00 wib, tim Inafis Polres Magelang dan tim medis Puskesmas Borobudur tiba di TKP.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak dua hari yang lalu. Dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” tegasnya.

Selanjutnya atas permintaan keluarga, korban dibawa ke RSUD Muntilan untuk pulasara dengan standar covid-19. “Hal ini dilakukan karena warga setempat tidak memiliki APD komplit untuk pemandian jenazah meskipun tidak positif covid. Selanjutnya jenazah diserahkan kepihak keluarga untuk dimakaman,” tandasnya.

Informasi yang didapat Borobudurnews.com, korban di rumah tersebut hanya tinggal seorang diri. Korban sudah berpisah dengan istrinya, dan dua anaknya yang berusia 18 tahun dan 11 tahun ikut mantan istrinya tinggal di Jogja.

Korban ini diketahui juga belum lama menjabat sebagai Kepala Sekola di sebuah Sekolah Dasar Negeri di Kajoran Magelang. Belum lama juga dilakukan pelantikan. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: