Nenek di Temanggung Bunuh Bayinya Usai Melahirkan di Kandang Kambing

BNews—TEMANGGUNG— Seorang nenek di Temanggung terpaksa membunuh darah dagingnya sendiri karena malu dirinya mempunyai anak lagi. Bayi yang berumur beberapa menit itu langsung dibunuh dan menguburkan di kendang kambing.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Ni Made Srinitri membenarkan kasus pembunuhan tersebut. Pelaku diketahui seorang nenek berinisial P, 42, warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Kedu.

Ia menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula saat suami P, Tri Haryanto, yang mengeluh dengan bau bangkai di kebun belakang rumah. Semula, sang suami mengira bau tersebut merupakan bangkai kambing peliharaannya.

”Warga protes pada Tri Haryanto yang diteruskan kepada istrinya karena mengubur bangkai kambing yang terlalu dangkal sehingga menimbulkan bau,” katanya, Selasa (15/12).

Ketika digali, warga terkejut. Rupanya bukan bangkai kambing tetapi bayi yang baru dilahirkan. 

Warga kemudian melapor pada perangkat desa dan kepolisian yang diteruskan dengan pencarian orang tua dari bayi. ”Petugas berhasil menemukan pelaku, yakni istri pemilik kebun,” terangnya.

Ia menjelaskan, pelaku mengaku malu hamil dan mempunyai anak lagi karena telah menjadi nenek. Kehamilan tidak disampaikan pada suaminya sehingga saat terasa akan melahirkan segera ke kandang kambing di sebelah rumah.

”Persalinan dilakukan sendiri di sebuah kursi di kandang kambing. Usai persalinan bayi dibekap dan setelah dibungkus kain dibuang di kebun,” jelasnya.  Imbuhnya, jika Tri yang menemukan bungkusan itu lalu menguburnya tanpa diperiksa dahulu karena diduga bangkai anak kambing.

Saat diinterogasi, P telah mengakui perbuatannya. Namun karena sakit dan terjadi pendarahan usai melahirkan membuat sang nenek kini dirawat di RSUD Temanggung.

”Kami masih mendalami kasus ini karena pelaku juga masih dalam perawatan medis,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: