Hasil Tes Keluarga TKW Penyitas Corona B117 Negatif, Ganjar: Tetap Isolasi

BNews—JATENG— Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan hasil tracing dan testing terhadap keluarga dari AS, 47, yang terkena Covid-19 varian baru B117, semuanya dinyatakan negatif.

Sebagai informasi, sebelumnya seorang TKI asal Brebes yang bekerja di Arab Saudi berinisial AS, 47, dikabarkan terpapar Covid-19 varian baru B117. Namun AS sudah dinyatakan negatif setelah menjalani perawatan di Wisma Atlet, 12 Februari lalu.

Ganjar mengatakan bahwa penanganannya sudah berjalan, satu keluarga diisolasi dalam pantauan. Kemudian Pemkab Brebes juga sudah memastikan penanganan terhadap kasus itu. Dibantu pihak kelurahan, Babinsa dan Babhinkamtibmas, proses pemantauan berjalan lancar.

“Tapi kita masih nunggu tes dari pusat, karena informasinya ada satu lagi tes khusus dari sana. Tapi untuk yang swab tesnya, yang lain tidak ada yang tertular,” kata Ganjar usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (8/3).

Ganjar menjelaskan, saat kejadian sebanyak tujuh orang langsung dites. Kemudian pada tracing kedua, delapan orang juga sudah dilakukan testing dan hasilnya negatif.

“Itu satu keluarga dengan AS sebanyak 8 orang itu, diisolasi dan saya minta dipantau dengan ketat. Tadi saya pastikan ke Pemkab Brebes suplai makanan sudah aman, penjagaan juga aman. Saya kira dengan PPKM mikro, model begini akan lebih efektif sehingga penanganan lebih mudah,” jelas dia.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menambahkan, tracing sudah dilakukan terhadap keluarga AS, teman seperjalananya dan sejumlah tetangga. Tujuh orang keluarga AS yang dites semuanya tidak ada yang positif.

“Hanya saja saat tracing ke tetangga, ada tetangga yang positif, tapi masih diteliti lebih jauh apakah itu varian baru atau bukan. Sebab prinsipnya, AS itu datang ke Brebes sudah negatif, jadi prinsipnya tidak bisa menularkan,” jelasnya.

Bisa saja lanjut Yulianto, tetangga yang dinyatakan positif dari hasil tracing itu bukan karena tertular dari AS, tapi dari pihak lain.

“Ada dua orang, tapi itu baru diteliti lebih lanjut varian yang mana. Karena ibu itu negatif, datang ke Brebes negatif, jadi prinsipnya nggak mungkin menularkan. Kalau ada orang lain positif, kemungkinan bukan dari AS,” tutupnya. (lhr/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: