Hindari, Tujuh Makanan Ini Bisa Picu Kanker

BNews—HEALTH— Penyakit bisa timbul akibat pola hidup dan pola perilaku makan yang tidak sehat. Beberapa makanan ini disebut oleh para dokter ahli penyakit dalam dapat memicu kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Tepung putih

Advertisements


Tepung putih adalah tepung yang warnanya sudah dimurnikan. Itu artinya semua nilai gizinya sudah tak ada lagi. Padahal, warna asli tepung yakni kream sesuai warna gandum.


Untuk menarik perhatian konsumen, warnanya diputihkan dengan gas klorin. Indeks glikemik untuk tepung putih sangat tinggi. Ini berarti mereka dapat meningkatkan kadar insulin tanpa nutrisi.

Karbohidrat diubah menjadi gula oleh tubuh, sehingga produk berlebih yang mengandung tepung putih dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin. Gula sederhana (seperti karbohidrat olahan) adalah sumber bahan bakar yang lebih disukai untuk kanker.

Gula halus.

Gula halus merupakan sumber insulin yang memicu pertumbuhan sel kanker. Untuk itu, sebaiknya kurangi bahan makanan satu ini. Apalagi, makanan penyebab kanker terbesar sejauh ini adalah sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) dan gula olahan lainnya. Bahan makanan ini biasa ditemukan sebagian produk coklat.

Minuman bersoda.

Kalau kamu merupakan orang yang suka minum minuman bersoda sebaiknya mulai menguranginya. Soda memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Soda juga memberikan nilai gizi nol dan mencuri nutrisi dari tubuh.

Soda telah menjadi pusat perdebatan kesehatan selama dua dekade sebagai penyebab utama kanker. Dipenuhi dengan sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS), pewarna, dan sejumlah bahan kimia lainnya.

Daging merah panggang

Daging merah yang diolah dengan cara dipanggang akan mengubah struktur kimia dan molekuler daging. Cara memasak tersebut dapat memicu karsionegan yang disebut heterocyclic aromatic amines, zat yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu sangat disarankan cara mengolah daging yang baik adalah dengan mengolahnya di atas wajan ketimbang di atas panggangan.

Makanan kaleng

Sebagian besar makanan kaleng dikemas dalam kaleng yang terdiri dari produk yang disebut bisphenol-A (BPA) yang dapat memicu kanker. Saat ini banyak barang plastik, kertas termal juga mengandung BPA. Untuk itu lebih baik menghindari makanan kaleng dan menggantinya dengan mengkonsumi makanan segar.

Microwave popcorn.

Popcorn memang cemilan yang lezat. Namun, wadah yang digunakan untuk memasaknya mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan, terlebih memicu kanker paru-paru. Meski demikian, hal itu masih menjadi perdebatan para ahli.

Makanan yang dimodifikasi secara genetik.

Makanan yang dimodifikasi secara genetik merupakan makanan yang diolah dari tanaman hasil rekayasa genetika. Misalnya saja jagung dan kedelai yang dimodifikasi secara genetis. Makanan tersebut dapat menjadi salah satu penyebab kanker. Untuk menghindarinya, lebih baik memilih bahan sayur atau buah-buahan organik saja. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: