Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » HORE !!! Bus Trans Borobudur-Purworejo Kini Bisa Naik Dari Terminal Kutoarjo

HORE !!! Bus Trans Borobudur-Purworejo Kini Bisa Naik Dari Terminal Kutoarjo

  • calendar_month Jum, 30 Jun 2023

BNews-JATENG-  Mulai 21 Juni 2023, BRT Trans Jateng koridor 5 jurusan Purworejo -Borobudur melakukan pemberangkatan dan akhir perjalanan di Terminal Tipe B Kutoarjo.

Sebelumnya, BRT Trans Jateng koridor ini pemberangkatannya dilakukan di Halte Tipe C Kutoarjo.

Ika Reni, seorang penumpang Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng jurusan Kutoarjo-Borobudur tampak bergegas menaiki bus kesayangannya di Terminal Tipe B Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, baru-baru ini.

Dengan dimulainya awal pemberangkatan dan akhir di Terminal Tipe B Kutoarjo, kini ia bisa naik dan turun di lokasi yang lebih nyaman dan representatif.

“Terminal sini (Terminal Tipe B Kutoarjo) dengan terminal lama (Halte Tipe C) representatif yang sini. Karena dari tempat tunggu penumpang, sini lebih bisa muat penumpang banyak,” katanya.

Perempuan asal Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang ini mengatakan fasilitas di Terminal Tipe B Kutoarjo membuat calon penumpang semakin nyaman. Sebab, ada banyak tempat duduk bagi calon penumpang yang menunggu BRT Trans Jateng.

“Di sana (Halte Tipe C) ada haltenya, kalau halte penuh, kita pergi. Kalau di sini (Terminal Tipe B) banyak tempat duduknya,” ucap wanita berusia 32 tahun ini. Ia mengaku telah menjadi pelanggan BRT sejak dua tahun silam. Hampir setiap hari, Ika memanfaatkan BRT Trans Jateng dari Borobudur-Kutoarjo. “Alasannya, karena busnya nyaman, kebersihan, karyawan, kru baik. Pramujasa sangat profesional, juga driver. Fasilitasnya nyaman dan harganya murah,”katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dwi Apriliani, penumpang asal Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo juga memiliki kesan positif. Menurutnya, Terminal Tipe B Kutoarjo lebih luas dan nyaman, serta lokasinya representatif.

“Saya merasa lebih senang karena tempatnya lebih luas juga masih baru, dan bersih juga nyaman. Lebih dekat dari sini, kalau di tipe C (Halte Tipe C) tempatnya sempit. Semisal teman saya jemput, kadang malah kesasar,” ujar karyawati toko di kota setempat.

Selain itu, dengan naik BRT, membuatnya bisa berhemat lebih dari Rp100 ribu per bulan. Sebab, harga tiket BRT sangat terjangkau yakni Rp2000 untuk pelajar dan Rp4000 untuk umum.

“Kalau Trans Jateng satu bulan tidak sampai Rp50 ribu. Bus umum bisa Rp50 ribu ke atas. Terima kasih Pak Gubernur Jateng yang sudah memfasilitasi Trans Jateng ini. Semoga ke depannya lebih banyak lagi,” ucap dia.

Senada juga dikatakan, Dwi Astuti. Penumpang yang datang ke Terminal Tipe B Kutoarjo bersama kelompok senam asal Desa Grabag, Purworejo ini mengaku nyaman dengan terminal tersebut. Selain tempatnya yang luas, juga mudah dijangkau dari daerah manapun.

“Nyaman Terminal Tipe B, soalnya posisi tempat luas, mudah dijangkau, luas tempatnya, tempat tunggunya juga nyaman soalnya luas, lebih nyaman sini daripada yang sana. Kalau sini enaknya luas. Baru dibangun mulai operasi,” jelasnya.

Sementara Kepala Balai Transportasi Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Joko Setyawan mengatakan, keberadaan Terminal Tipe B Kutoarjo untuk BRT Trans Jateng merupakan wujud komitmen Gubernur Ganjar dalam upaya menyediakan layanan transportasi murah dan mudah bagi masyarakat.

“Pak Ganjar merupakan pemimpin daerah yang memahami kebutuhan masyarakat modern akan transportasi, terutama transportasi publik angkutan massal,” kata Joko di kantornya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Trans Jateng juga merupakan cara pemerintah untuk mengurangi kemacetan. Oleh karena itu, keberadaan angkutan massal perlu didukung.

Kepadatan lalu-lintas yang berkurang juga akan mengurangi potensi kecelakaan dan juga polusi. Selain itu, masyarakat juga bisa menghemat pengeluaran.

Terminal Tipe B Kutoarjo, dilengkapi dengan ruang tunggu penumpang, ruang keberangkatan, ruang kedatangan, toilet, musala, ruang ibu hamil, serta akses bagi difabel. Selain itu, juga disediakan ruang untuk pedagang, UMKM, serta tempat parkir.

“Penumpang yang banyak, sekitar 2.700 orang penumpang per hari di rute ini, memang harus diakomodir. Tempat naik-turun yang representatif. Terminal Tipe B Kutoarjo dibangun agar penumpang bisa mendapatkan tempat yang cukup nyaman untuk naik dan turun dari Kutoarjo,” jelasnya. (*/tribun)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less