Hujan Seharian Sebabkan 19 Titik Bencana Terjadi di Magelang

BNews–MUNGKID–Hujan lebat yang melanda kawasan Kabupaten Magelang kemarin dengan kurun waktu seharian menyebabkan beberapa titik bencana alam (17/3).

BNews–MUNGKID–Hujan lebat yang melanda kawasan Kabupaten Magelang kemarin dengan kurun waktu seharian menyebabkan beberapa titik bencana alam (17/3). BPBD Kabupaten Magelang mencatat sebanyak 19 titik di empat kecamatan terlanda bencana.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang pagi ini menyapaikan bahwa empat kecamatan tersebut yakni Salaman, Kajoran, Borobudur dan Sawangan. “Di empat kecamatan tersebut terdapat 19 titik bencana alam yang terdiri 17 titik tanah longsor dan 2 titik tanah bergerak,” Katanya (18/3).

Advertisements


Untuk tanah bergerak terjadi diwilayah Kalisalak Salaman dan Krinjing Kajoran. “Untuk wilayah Kecamatan Sawangan terdapat enam titik, dan hampir semua titik menutup akses jalan,” Imbuhnya.

Wilayah Sawangan terpatau kejadian terjadi diantara pukul 19.00. – 24.00 Wib. Enam titik tersebut yakni akses jalan antara Dusub Sanden – Bentrokan wilayah Desa Wonolelo, akses jalan antara Dusun Sanden – Malang Wilayah Desa Wonolelo, akses jalan Dusun Nglampahan Desa Wonolelo Kabupaten Magelang – Desa Tlogolele Boyolali, akses jalan dari jalan utama ke Dusun Gondang wilayah Desa Ketep, Pukul 22.40 wib Longsor menutup akses jalan utama Blabak – Boyolali Km.25 tepatnya antara Dusun Windusabrang – Sanden wilayah Desa Wonolelo dan pada pukul 23.35 wib terjadi longsor lagi menutup akses jalan Blabak – Boyolali Km 26 di Dusun Windu sabrang.


“Semua longsor yang menutup akses jalan di Sawangan untuk ketinggian dan lebar belum bisa tercover tadi malam karena masih terjadi hujan intensitas sedang dan semua jalur tertimbun longsor tidak bisa di lalui roda dua maupun roda empat, namun pagi ini BPBD sudah dilokasi bersama Bina Marga Provinsi persiapan alat berat,” Paparnya.

Sementara di Kecamatan Salaman tercatat paling banyak titik tanah longsornya. Yakni terjadi di wilayah Desa Ngargoretno, Ngadirejo dua titik, Paripurno, Kalirejo dua titik, Kalisalak satu titik longsor.

“Untuk wilayah Borobudur terjadi tanah longsor di Desa Ngadiharjo dan Tanjungsari,” Ungkapnya.

Data sementara terdapat pengunsi sebanyak 4 KK dengan 16 jiwa. “Pengungsi tersebut sebanyak 3 KK di Kalisat, Paripurno salaman dan satu KK di GoranganLor, Kalisalak, Salaman,” Tegas Edy.

“Untuk rumah terancam terdapat 18 unit, dan yang sudah mengalami rusak ringan 9 unit rumah akibat longsor tersebut,” Pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: