IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Ini Alasan Maraknya Orang Magelang Bercerai, Salah Satunya Karena Pelakor

BNews—MUNGKID— Ribuan kasus perceraian di Kabupaten Magelang mennjadi salah satu kasus tertinggi. Hal ini, dipicu berbagai faktor.

Humas Pengadilan Agama Mungkid Kabupaten Magelang Masrukhin mengatakan ada beberapa factor pengajuan perceraian. “Biasanya kalau dari pihak isteri yang mengajukan gugatan rata-rata permasalahannya adalah masalah ekonomi. Tetapi kalau dari pihak suami yang mentalak, biasanya masalahnya adalah adanya pihak ketiga atau wanita lain,” paparnya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya diberitakan di tahun 2018 sedikitnya ada 2626 kasus yang akhirnya memutuskan tali hubungan suami istri di Kabupaten Magelang.Sedangkan di awal tahun 2019 hingga Maret ini, sudah ada lebih dari 600 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Kota Mungkid. Diprediksi hingga akhir tahun jumlahnya akan terus bertambah.

“Tahun 2018 lalu ada sedikitnya 2626 kasus perceraian yang masuk dan diselesaikan di PA Mungkid,” kata Humas PA Mungkid Masrukhin kepada borobudurnews, beberapa waktu lalu.

Loading...

Jumlah itu, kata dia, menjadi yang terbesar ketiga di eks karisidenan kedu. Setelah Wonosobo dan Kebumen. “Kita diurutan ketiga,” papar dia. (bsn/bn1)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: